Peran Humas Sangat Strategis di Kawasan Perbatasan

Raker Kehumasan Kaltim dan Kaltara

NUNUKAN – Peran jajaran Hubungan Masyarakat (Humas) di kawasan perbatasan sangat strategis, karena berkaitan langsung dengan upaya peningkatan dan menumbuhkan  rasa nasionalisme dan patriotisme anak bangsa di kawasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Karena itu kemampuan aparatur Humas di kawasan perbatasan sangat diharapkan untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah serta hal-hal yang berkenaan dengan harga diri Bangsa Indonesia di mata negara tetangga,” kata Penjabat Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie yang diwakili Sekprov Kaltara, H Badrun pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) Kehumasan di Aula Kantor Bupati Nunukan, Rabu (24/6).

Berbagai infomasi tentang pembangunan perbatasan harus disampaikan  sebaik mungkin, sehingga dapat dipahami secara baik oleh masyarakat sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Seiring dengan perkembangan jaman, khususnya yang berkaitan dengan kemajuan informasi dan teknologi (TI), di mana akses informasi dari berbagai sumber diperoleh dengan mudah, sehingga kalau tidak diimbangi bisa berdampak kurang baik.

Demikian juga halnya dengan penyebaran informasi terkait kawasan perbatasan perlu dilakukan perimbangan yang lebih baik, sehingga mampu memberikan pesan-pesan kepada masyarakat dalam hal pencitraan positif tentang bangsa dan negara ini.

Berkaitan dengan hal itu, dia berharap melalui kegiatan ini, dapat dilakukan  evaluasi dan saling bertukar informasi terkait dengan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama ini. Sehingga diperoleh sebuah kesimpulan yang dapat dijadikan tolok ukur untuk memperbaiki kinerja di masa datang.

Hal lain yang juga sangat penting, menurut Badrun adalah kuatnya media massa membangun opini masyarakat yang tentunya berdampak pada pergerakan pemerintahan di semua lini, baik dari tingkat pusat hingga ke daerah.

“Kondisi ini tidak bisa dihindari, namun perlu diimbangi dengan berbagai upaya yang dilakukan aparatur Humas, dengan menyampaikan informasi positif dan nyata kepada masyarakat, sekaligus membina hubungan baik dengan kalangan media dengan tujuan bersama-sama membangun negeri melalui tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan mengedepankan kepentingan nasional diatas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nunukan H Basri mengatakan pelaksanaan Raker Humas di Nunukan sangat tepat, karena daerah tersebut berhadapan langsung dengan negara tetatangga Malaysia.

Dia mengakui, pembangunan perbatasan memang masih tertinggal sehingga perlu berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan perbatasan sebagai beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagaimana tema dalam kegiatan ini, yaitu “Peran Humas Dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Perbatasan Sebagai Beranda Depan NKRI”, maka peran Humas sangat diharapkan untuk menyokong penyampaian informasi tentang pembangunan daerah yang diperlukan masyarakat,” kata Basri.

Bisa dikatakan jajaran Humas berada di garis depan sebagai panglima perang dalam propaganda untuk meningkatkan nasionalisme dan patriotisme rakyat Indonesia di kawasan perbatasan, melalui berbagai informasi dan komunikasi yang terus menerus.

“Walaupun kita bekerja di kawasan perbatasan yang kini masih dengan sarana dan prasarana yang juga terbatas, namun kita semua bangga menjadi orang-orang yang bekerja untuk  membangun nasionalisme kebangsaan  di beranda negara,” katanya.

Sebelumnya, pada malam jamuan makan malam bagi peserta Raker Kehumasan, Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Achmadi mengatakan begitu strategisnya peran jajaran Humas, pertemuan tersebut dinilai sangat baik untuk meningkatkan peran Humas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di kawasan perbatasan.

Berkaitan dengan hal itu, perlu dilakukan beberapa hal yang menjadi perhatian jajaran kehumasan di Kaltim dan Kaltara, yakni fokus pada rencana kerja serta menginvetarisir berbagai masalah yang dihadapi, sekaligus jalan keluar yang terbaik.

Selanjutnya dapat merumuskan berbagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia bidang kehumasan sehingga mampu bekerja professional. Seiring dengan perkembangan jaman, jajaran Humas harus selalu turun ke bawah dan jangan menunggu laporan dari  berbagai masalah yang timbul di masyarakat, sehingga tercipta pemerintahan bersih dan berwibawa.

Selalu berpikir kritis dan melakukan berbagai upaya menyampaikan  informasi  positif untuk membangun pencitraan pemerintahan yang baik, terutama yang terkait dengan program pembangunan pro rakyat.

Tingkatkan kinerja dengan mengedepankan kejujuran dan kebersamaan sehingga mampu menciptakan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik. Bekerja dengan tekun dan iklas sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tidak kalah pentingnya adalah peran jajaran Humas  menciptakan berbagai informasi, terkait pelaksanaan pesta  demokrasi, pemilihan presiden dan wakil presiden pada 9 Juli 2014, sehingga mampu meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan,” kata Achmadi.

Sedangkan Ketua Panpel Raker Kehumasan, Imanudin mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta yang datang dari 15 kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara.

Sehingga tercipta aparatur Humas yang kreatif, inovatif dan profesional di tengah iklim keterbukaan informasi. Melalui pertemuan ini juga dapat membina jejaring kerja yang sinergi dan harmonis antara Pemprov dengan Pemkab dan Pemkot untuk percepatan pembangunan daerah.

Raker Kehumasan kali ini, menampilkan dua pembicara, yakni Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Letkol CHB Totok Surahmat dan Sekprov Kaltara, H Badrun dan dipandu oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat, selaku moderator. (santos/sul/hmsprov).

 

Foto : Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Achmadi menerima cendera mata dari Bupati Nunukan, H Basri. (syaiful/humasprov).

 

Berita Terkait