Peran FKDM Sangat Penting dalam Pilkada Serentak

Peran FKDM Sangat Penting dalam Pilkada Serentak

 

SAMARINDA - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Yudha Pranoto mengatakan kewaspadaan dini masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

"Penyelenggaraan kewaspadaan dini masyarakat menjadi tanggung jawab masyarakat. Sedangkan, pemerintah wajib memfasilitasi. Oleh karena itu, peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menjadi sangat penting dalam mengantisipasi ancaman keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat," kata Yudha Pranoto saat membuka Rapat Koordinasi FKDM se-Kaltim, Selasa (20/10).

Yudha menambahkan, FKDM memiliki tugas diantaranya, menjaring, menampung, mengoordinasikan, mengomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa dalam upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini.

"FKDM adalah ujung tombak pengumpulan informasi. Kerja FKDM akan sangat membantu pencegahan awal terkait berbagai ancaman di daerah. FKDM juga harus mampu berperan sebagai  jembatan antara masyarakat dengan pemerintah," kata Yudha.

Yudha juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan ini, terkait penyelenggaraan Pilkada serentak, 9 Desember mendatang di 9 kabupaten dan kota di Kaltim. Daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak adalah Samarinda, Bontang, Balikpapan, Kutim, Kutai Barat, Paser, Kukar, Berau dan Mahakam Hulu.

"Peran FKDM sangat penting dalam Pilkada serentak nanti. Kami imbau agar secara pro aktif masyarakat juga ikut menjaga situasi politik dan menciptakan suasana politik yang aman dan kondusif," pesan Yudha. 

FKDM dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah. FKDM dibentuk mulai tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, desa dan kelurahan  yang dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah daerah.

FKDM ini dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat yang terdiri dari ormas, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Saat ini, FKDM sudah terbentuk di tingkat Provinsi Kaltim dan di seluruh kabupaten dan kota. Bahkan, beberapa kecamatan dan kelurahan atau desa pun sudah membentuk FKDM.

"FKDM sudah terbentuk hingga pemerintahan tingkat bawah. Oleh karena itu, diharapkan berbagai permasalahan yang terjadi dapat diketahui dan segera diantisipasi agar tidak meluas," pungkasnya.

Rakor diikuti 100 peserta yang berasal dari FKDM dan Badan Kesbangpol Kabupaten dan Kota se-Kaltim. Rakor kali ini juga dihadiri FKDM dan Badan Kesbangpol Provinsi Bali dan Kalimantan Selatan.  (rus/sul/es/hmsprov)

Foto : Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto dan para peserta Rakor FKDM se-Kaltim. (rosehan/humasprov)

 

 

Berita Terkait