Peran IRT Menentukan Generasi Penerus

Peran IRT Menentukan Generasi Penerus

SAMARINDA – Peran sosok seorang ibu maupun perempuan sangat menentukan bagi kehidupan suatu masyarakat, bangsa dan negara. Peranannya sangat penting, khususnya dalam lingkup keluarga.

“Kewajiban kaum perempuan adalah memberi pelajaran dan menanamkan akhlak mulia kepada anak-anak sebagai generasi penerus,” kata Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP pada Seminar Hari Ibu Tahun 2014, Kamis (13/11).

Menurut dia, apabila kehidupan keluarga itu rapuh maka anak-anak akan mudah melakukan hal-hal yang negatif dan tentu akan menimbulkan permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Karenanya, para ibu dan kaum perempuan dalam lingkup keluarga harus terus berupaya meningkatkan peranan dan ketahanan keluarga dengan menanamkan sikap dan prilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dan ajaran agama.

Terutama terus berupaya menanamkan budi pekerti dan tata krama pergaulan  sejak dini kepada anak-anak maupun anggota keluarga lainnya. “Namun, setiap anggota keluarga hendaknya memiliki komitmen untuk saling menjaga kekokohan dan menyayangi,” ujarnya.

Mengingat saat ini ujarnya, di zaman modern ini kondisi rumah tangga tidak luput dari dampak atau pengaruh buruk globalisasi. Apabila keluarga tidak mendapatkan perlindungan dan bimbingan yang baik maka bukan mustahil akan meruntuhkan kekokohan rumah tangga.

“Hal ini saya sampaikan terutama pada anak-anak atau generasi muda dalam suatu keluarga. Karena mereka sangat rentan menjadi korban dan terlibat pergaulan bebas serta kenakalan remaja, akrab dengan narkoba serta mengidap HIV/AIDS,” ungkap Mukmin Faisyal.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kaltim Hj Ardiningsih mengemukakan seminar bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus menambah wawasan terhadap pentingnya remaja membentengi diri di era globalisasi saat ini.

“Masa remaja merupakan masa transisi dan  pada usia ini terjadi perubahan baik secara fisik, psikis maupun sosial. Karenanya melalui kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan mereka agar terhindar dari kehidupan yang negatif,”  ujar Ardiningsih.

Seminar dalam rangka Hari Ibu ke-86 diikuti 200 peserta terdiri dari PIK Remaja dan Mahasiswa menghadirkan narasumber dari Komisi Penanggulangan AIDS Kaltim serta BNNP Kaltim. (yans/sul/hmsprov)

Berita Terkait