Peresmian Juanda Avenue Landmark Kreativitas Samarinda

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim mendukung pembangunan kawasan Juanda Avenue Samarinda. Diharapkan keberadaan kawasan kreativitas bagi anak muda ini mampu memacu daya saing pemuda.

“Inilah cita-cita saya, yakni munculnya  embrio-embrio yang bisa kita andalkan untuk meningkatkan daya saing daerah,” kata H Awang Faroek Ishak pada peresmian Juanda Avenue Landmark Kreativitas Samarinda,  Minggu (17/1).

Menurut dia, pemerintah sangat berkepentingan dan wajib mendukung serta memberikan pembinaan bagi kreativitas para anak muda dalam mengembangkan berbagai karya dan keterampilan yang dimiliki.

Kreativitas dan keterampilan anak muda sangat besar maknanya terutama dalam upaya membuka dan menciptakan lapangan kerja serta peluang usaha. Sehingga, berimbas pada penurunan angka kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Awang mengakui sangat terkejut dengan tingginya kreativitas anak muda di ajang Juanda Avenue yang berkembang dengan baik. Bahkan, usaha para pemuda tersebut sudah mengarah pada pengembangan usaha kecil menengah (UKM).

Selain karya seni dan ekonomi kreatif juga banyak produk olahan semacam produk pangan olahan untuk kuliner. Disebutkannya, semua pelaku usaha dan ekonomi kreatif itu merupakan anak-anak muda Kaltim.

Kedepan lanjut Gubernur, dirinya mengharapkan ada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran pemprov maupun kabupaten dan kota bahkan pihak sponsor yang mau mendukung pengembangan usaha kreatif anak muda daerah.

“Kita ingin potensi daerah ini bisa dikenal orang luar baik karya seni ataupun kuliner khas daerah. Terlebih melalui dukungan pengembangan kreatifitas anak muda yang sudah mulai terlihat keberaniannya masuk ke usaha kecil menengah,” harap Awang Faroek Ishak.

Sementara itu Founder Juanda Avenue and Wayout Samarinda Firly Firdauzy mengemukakan kegiatan yang digelar selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu itu menampilkan berbagai hasil karya dan kreatif anak muda Kaltim.

“Kami mendukung pengembangan kreatifitas anak muda daerah dengan menyediakan wadah  (Juanda Avenue) untuk menampilkan hasil karyanya. Baik untuk mendemonstrasikan maupun menjajakan karyanya yang dikemas dengan atraktif,” ujar Firly Firduazy.(yans/sul/es/humasprov).    

Berita Terkait