Peresmian Kampus Akper Dirgahayu Samarinda

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim sangat mengapresiasi pembangunan gedung kampus Akademi Keperawatan (Akper) Dirgahayu Samarinda. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  mengakui hingga saat ini dengan luasan wilayah yang dimiliki dengan sebaran penduduk yang tidak merata, Kaltim masih kekurangan tenaga kesehatan dan kualitas perawat.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra, Pemberdayaan Masyarakat dan Pencapaian MDGs Hj Halda Arsyad saat mewakili gubernur Kaltim pada peresmian gedung/kampus Akper Dirgahayu Samarinda, Senin (15/2).

“Pemprov Kaltim bertekad meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Namun kita masih kekurangan dokter dan tenaga paramedis (perawat dan bidan),” katanya.

Karenanya, keberadaan Akper Dirgahayu Samarinda yang selama ini sudah meluluskan banyak tenaga perawat mampu memenuhi kekurangan jumlah dan kualitas tenaga perawat.

“Semoga dengan adanya tambahan tenaga perawat baru yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Maka berbagai masalah kesehatan secara bertahap akan teratasi,” harapnya.

Sementara itu  Direktur Akper Dirgahayu Bernarda Teting mengungkapkan gedung kampus baru ini mampu menampung 120 mahasiswa. Bangunan berlantai dua ini juga dilengkapi dengan ruang kuliah serta laboratorium.

“Kita sangat berterima kasih kepada Pemprov Kaltim atas dukungan dalam pembangunan kampus Akper Dirgahayu Samarinda. Walaupun kami masih perlu dukungan yang besar dari pemerintah daerah,” ujar Bernarda Teting.

Dia menambahkan secara keseluruhan mahasiswa Akper Dirgahayu Samarinda berjumlah 300 orang dan 50 persen mahasiswanya berasal dari wilayah Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Peresmian gedung kampus baru dihadiri Uskup Agung Samarinda Mgr Yustinus Harjosusanto serta Ketua Yayasan Pendidikan Setia Budi Samarinda, direktur serta para dosen, mahasiswa dan civitas akademika Akper Dirgahayu Samarinda. (yans/sul/es/hmsprov)   

Berita Terkait
Government Public Relation