Peringatan HUT ke-63 IGTKI PGRI Kaltim

Momentum Meningkatkan Motivasi dan Pengabdian


SAMARINDA - Pembina Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), Hj Encik Amelia Faroek, mengatakan HUT ke-63 IGTKI merupakan momentum untuk meningkatkan motivasi dan pengabdian demi pembangunan sektor pendidikan, khususnya pengembangan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kaltim.
"PAUD merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada pertumbuhan perkembangan fisik dan mental, kecerdasan spiritual, emosional, sikap dan perilaku. Sehingga pengembangan PAUD merupakan menjadi titik fundamental dalam membangun generasi penerus bangsa, khususnya di Kaltim," ujar Amelia Faroek, pada peringatan HUT ke-63 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI, di Pendopo Lamin Etam, Senin (3/6).
Dijelaskan, tujuan utama PAUD adalah membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak-anak yang tumbuh dan berkembang sesuai usianya sehingga siap menyongsong pendidikan dasar. Selain itu, tujuan lainnya adalah membantu menjadikan anak mencapai kesiapan belajar akademik di sekolah.
"Perkembangan PAUD di Kaltim telah mencapai kemajuan sekitar 54 persen dari sebelumnya, yakni  32 persen. Prestasi ini tentunya tidak terlepas dari peran guru TK yang tergabung dalam IGTKI maupun organisasi profesi guru TK atau PAUD lainnya," ucap Amelia Faroek yang juga dikenal dengan sebutan Bunda PAUD Kaltim.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kaltim, Hj Anni Widyah, mengungkapkan HUT ke-63 IGTKI jatuh pada 22 Mei 2013 lalu. Sebagai organisasi profesi, IGTKI telah mendapat tempat di kalangan masyarakat, sehingga IGTKI terus berkomitmen melakukan pembinaan untuk PAUD.
Selama ini, lanjut dia, IGTKI telah memberikan kontribusi positif dalam rangka mendorong partisipasi aktif dan mewujudkan program pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK). Selain itu, juga terus dilakukan peningkatanan kualifikasi dan kompetensi guru.
"Kita ingin mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, bermartabat dan berakhlak mulia, tidak hanya untuk Kaltim, tetapi juga untuk Indonesia," jelas Anni.
Kepada anggota IGTKI Kaltim, Anni berpesan agar dapat memahami dengan kacamata positif terhadap pemberlakuan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013/2014. Karena, menurut dia, sebagai pendidik PAUD sudah memiliki pegangan yang telah disesuaikan dengan Permendiknas Nomor 58/2009.
"Tanggapi isu pendidikan dengan cerdas dan kepala dingin. Seiring lajunya perkembangan pendidikan, kita harus menyatukan langkah dan menyamakan persepsi untuk pengembangan PAUD Kaltim kedepan," pesannya.
Pada kesempatan yang dihadiri sekitar  700 guru TK dari kota Samarinda dan pengurus IGTKI kabupaten/kota, Hj Encik Amelia Faroek didampingi Ketua GOPTKI Kaltim, Hj Rita Irianto Lambrie dan Ketua IGTKI Kaltim Hj Anni Widyah, menyerahkan piala kepada pemenang lomba tari kreasi baru, lomba pakaian/busana kerja bermotif sarung Samarinda dan lomba nasi tumpeng. (her/hmsprov).

///Foto : Hj Encik Amelia Faroek didampingi Ketua GOPTKI Kaltim, Hj Rita Irianto Lambrie dan Ketua IGTKI Kaltim Hj Anni Widyah, memotong nasi tumpeng memperingati HUT ke-63 IGTKI-PGRI.(johan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait