Kalimantan Timur
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Gubernur : Mari Teladani Akhlaq Rasulullah

Suasana peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim. (HUDAIS TRI PUTRA/ADPIMPROV KALTIM)

SAMARINDA - Salawat dan salam dilantunkan kepada Nabi Muhammad SAW  oleh jemaah Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim usai melaksanakan salat zuhur berjamaah, Selasa, 9 November 2021 (2 Rabiul Akhir 1443 Hijriyah). Ini menjadi bagian pembuka dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H.  

Ratusan jemaah Masjid Nurul Mu’minin mulai dari ASN Pemprov Kaltim, perbankan dan swasta, hingga masyarakat umum mengikuti kegiatan yang digagas Pemprov Kaltim ini. Hadir pula Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yakin, Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhan dan Kepala Dinas ESDM Kaltim Christianus Benny.  

Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltim Fathul Halim mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk melakukan refleksi dan muhasabah diri dalam meneladani akhlaq Nabi Muhammad.   

“Bulan Rabiul Awal adalah bulan yang bersejarah bagi kehidupan umat manusia, khususnya umat Islam karena pada bulan ini telah dilahirkan pemimpin umat manusia, Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad jangan dipertentangkan secara khilafiyah, sejauh memberikan manfaat untuk kebaikan, bukti kecintaan kepada Rasulullah dan syiar Islam,” kata Fathul Halim yang juga Ketua Pengurus Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim.  

Menurut Fathul Halim, sebagai umat muslim sudah sepatutnya mengisi momen Maulid Nabi dengan hal-hal yang positif. Dengan senantiasa membaca shalawat dan dengan peringatan maulidurrasul ini, semoga seluruh umat akan mendapatkan keberkahan, keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Lebih khusus harapan agar pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun ini melanda Tanah Air, segera berlalu. 

“Mari kita berdoa, semoga kita semua dijauhkan dari wabah, mara bahaya dan bencana. Bumi Indonesia dan Provinsi Kaltim serta Kota Samarinda khususnya, menjadi menjadi sehat dan masyarakat kita hidup sejahtera lahir dan batin. Amin,” harapnya.  

Kegiatan yang mengangkat tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, Jadikan sebagai Momentum untuk Refleksi dan Evaluasi untuk Meneladani Akhlaq Beliau” diisi tausiyah dari Habib Ali Zainal Abidin bin Faishol Al Madihij, Pengasuh Pondok Pesantren Daarus Shofa Bogor. (her/sul/adv)

Berita Terkait
Government Public Relation