Perkenalkan Kaltim Sebagai IKN

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Keuangan Daerah di Samarinda (arief/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim diwakili Kepala Bidang (Kabid) Akuntansi BPKAD Setdaprov Kaltm H Iwan Darmawan memperkenalkan Provinsi Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN) baru kepada seluruh pejabat pengelola keuangan Pemerintah Provinsi Papua Barat, yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Keuangan Daerah di Samarinda (Kaltim)

"Provinsi Kaltim terdiri tiga  kota dan tujuh kabupaten. Untuk lokasi IKN,  Presiden Joko Widodo telah menetapkan di Kecamatan Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kecamatan Sepaku Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU). Untuk kedua lokasi tersebut sudah beberapa kali ditinjau Menteri Bappenas, Menteri Perhubungan, Menteri PUPR serta menteri terkait lainnya. Diharapkan tahun 2024 pemindahan IKN sudah bisa direalisasikan," kata Iwan Darmawan dihadapan ratusan peserta Bimtek Keuangan Daerah dilingkup Pemprov Papua Barat, yang digelar di Swiss-Belhotel Samarinda, Selasa (5/11/2019).

Iwan menambahkan pejabat pengelola keuangan masing-masing perangkat daerah diharapkan mampu menciptakan pengendalian manajemen yang semakin efektif dan efisien.

"Diharapkan pejabat perangkat daerah sebagai salah satu entitas pelaporan keuangan dapat terus meningkatkann kompetensinya," pesan Iwan Darmawan.

Gubernur Papua Barat diwakili Staf Ahli Gubernur Papua Barat bidang Ekonomi Setdaprov Papua Barat Dr Nico U Tike mengapresiasi Pemprov Kaltim yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan Bimtek pengelola keuangan daerah di Samarinda sehingga berjalan lancar.

"Kegiatan ini penting bagi para pegawai yang berkecimpung dalam proses pengelolaan keuangan negara dan daerah. Ini bagian dari Provinsi Papua Barat dalam upaya peningkatan sumber daya manusia dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Sehingga opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI dapat terus dipertahankan pada tahun mendatang," papar Nico U Tike. (mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait