Perkuat Kehumasan untuk Penyerbarluasan Informasi

SAMARINDA -  Satua Kerja Perangakat Daerah (SKPD) dan instansi serta lembaga-lembaga pemerintahan lainnya dianjurkan untuk dapat memanfaatkan media sebagai sarana untuk menyebarluaskan informasi dan program yang sedang dilaksanakan.  
Anjuran ini disampaikan Gubernur Kaltim, Dr. H. Awang Faroek Ishak saat penyerahan zakat pribadi kepada Badan Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim, Rabu (24/7).
Setiap instansi, ujarnya harus memperkuat bidang kehumasan, sehingga program yang telah dan akan dicapai dapat diketahui oleh masyarakat luas. Penyebarluasan informasi dapat dilakukan dengan media massa baik cetak maupun elektronik baik visual maupun audio. Bahkan informasi juga dapat disebarkan dengan cara-cara yang mengangkat kearifan lokal.
"Dulu kita ada Program Si Karut Bermuhibah di RRI. Sekarang tidak ada lagi.  Ini bagus untuk menyebarkan informasi. Bisa menggunakan bahasa Kutai atau Bahasa Banjar," ungkapnya.
Menurutnya, program layaknya Si Karut Bermuhibah adalah sebagai salah satu media yang paling cepat ditangkap oleh masyarakat. Bahkan untuk kalangan yang sangat sibuk maupun masyarakat lapisan paling bawah sekalipun. Dengan program yang santai dan jenaka, informasi yang akan disebarkan dapat tertangkap oleh ingatan pendengar tanpa menggurui.
Gubernur menganjurkan agar kegiatan seperti Si Karut Bermuhibah ini dapat kembali ditumbuhkan, sehingga tidak punah dan menghilang karena tidak ada yang meneruskan.
"Kalau perlu kita adakan lomba untuk mencari si karut yang dapat membawakan program jenaka dan menghibur diselingi informasi pembangunan dan lain-lain," harapnya.
Selain itu, Awang Faroek juga meminta sejumlah instansi untuk dapat membuat film dan dokumenatasi tentang kisah-kisah sukses di masyarakat. Gubernur mencontohkan seorang nelayan yang dengan loyalnya membayar zakat walau baru pulang dari melaut. Ataupun kisah sukses seorang pengusaha kolam ikan yang dapat menghasilkan puluhan juta dari kolam ikan lele.  
"Masih banyak lagi kisah-kisah sukses di masyarakat dan saya ingin hal tersebut dibuat film. Sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat lainnya," ujarnya. (yul/hmsprov)
 

Berita Terkait