Perkuat Koordinasi Membangun Perbatasan

SAMARINDA - Upaya memperkuat koordinasi terkait perencanaan pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masih terus dilakukan oleh Badan Pembangunan Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltim. Setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan APBN 2017, kali ini Pemkab Mahulu telah merencanakan APBD 2017 untuk pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia per desa.

"Secara bertahap anggaran akan dikucurkan baik dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD kabupaten untuk pembangunan pengembangan kawasan perbatasan Kabupaten Mahulu," kata Kepala BPPD Kaltim Frederik Bid, Senin (18/4).

Frederik menyebutkan berdasarkan laporan yang diterimanya, Pemkab Mahulu akan mengucurkan dana per kampungnya sebear Rp3 miliar hingga Rp6 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Dengan anggaran yang rencananya akan digelontorkan ini dapat tercipta kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan dapat mengejar ketertinggalan," kata Frederik Bid yang juga pernah menjabat Pj. Bupati Mahulu itu.

Upaya percepatan pembangunan perbatasan di Kabupaten Mahulu tidak hanya dilakukan oleh pemerintah pusat. Tapi, juga dengan dukungan program Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahulu agar semua program pembangunan dapat berjalan dengan baik. 

"BPPD Kaltim tetap akan mengupayakan agar pembangunan kawasan perbatasan bisa terealisasi dengan langkah memperkuat koordinasi dengan SKPD terkait baik di lingkungan Pemprov Kaltim, pemkab dan kementerian terkait," katanya.

Lebih lanjut, Frederik menambahkan bahwa terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan perbatasan diantaranya belum mantapnya konektivitas antara infrastruktur di darat dan laut, pemanfaatan sumber daya yang belum optimal dalam mendukung kedaulatan pangan dan kemandirian energi.

"Kami berharap dengan sejumlah program baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat menjadikan perubahan kawasan perbatasan menjadi beranda depan yang dapat kita banggakan bersama," katanya. (rus/sul/humasprov

Berita Terkait
Government Public Relation