Perlu Banyak Museum untuk Pendidikan

SAMARINDA–Provinsi Kaltim yang kaya akan sumber daya alam baik kekayaan pertambangan dan mineral maupun kekayaan flora dan fauna, sebaiknya dapat diwujudkan dalam bentuk museum agar dapat dilihat dan dipelajari oleh masyarakat Kaltim.  
Keberadaan museum di Kaltim saat ini sangat minim jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, padahal kekayaan dan sumber daya alam yang dimiliki sangat besar.Demikian harapan Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Dr Bokhari Yusuf usai pertemuan membahas pembangunan Education Center di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (18/3).  
Menurutnya, saat ini Kaltim hanya memiliki beberapa museum yang koleksi dan estetika bangunan dengan tata letak seadanya. Begitupun dengan informasi yang diberikan sangat minim terhadap koleksi yang dipajang tersebut.
“Untuk kemajuan ilmu pengetahuan, keberadaan museum sangat membantu sekali bagi pelajar dan mahasiswa. Contohnya museum botani dan zoology di Bogor  yang berisi koleksi tumbuhan dan serangga serta hewan-hewan yang telah diawetkan,” ujarnya.
Nantinya diharapkan akan terbangun museum-musem baru sebagai wadah untuk menyimpan berbagai koleksi benda yang dapat dilihat oleh masyarakat Kaltim dan sebagai bahan pelajaran serta ilmu pengetahuan bagi pelajar dan mahasiswa.
Rencananya Kaltim akan membangun sebuah kebun binatang (Kaltim Zoo) di daerah Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara di atas tanah seluas 50 hektar.
Kaltim zoo akan menjadi taman hiburan dan penangkaran satwa langka khas Kaltin.“Kita berharap dengan adanya Education Center dan Kaltim Zoo, masyarakat Kaltim terutama pelajar dan mahasiswa bisa lebih memahami kekayaan alam yang terkandung di Kaltim yang terangkum dalam sebuah museum,” ujarnya. (yul/hmsprov)
 

Berita Terkait