Perlu Dukungan Masyarakat, Orang Tua dan Pemerintah Daerah

Beasiswa Kaltim Cemerlang 2013 Semuanya Sudah Tersalur

 

Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengungkapkan penyaluran  beasiswa Kaltim Cemerlang 2013 untuk 30.000 penerima, seluruhnya telah direalisasikan. Realisasi program ini tentu saja telah dinikmati para penerima beasiswa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan dosen.

 “Kami berharap dengan beasiswa yang disalurkan sejak lima tahun lalu ini bermanfaat bagi seluruh penerima,” kata Musyahrim.

Meski banyak pihak mengakui program ini sangat baik dan sangat bermanfaat, Musyahrim menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dan semua pihak masih sangat dibutuhkan demi perbaikan untuk penyaluran-penyaluran selanjutnya. Pada intinya, beasiswa diberikan untuk membantu para pelajar dan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Dukungan masyarakat masih sangat kita harapkan, termasuk dari para orang tua.  Dukungan tentu juga kami harapkan dari pemerintah kabupaten dan kota agar dapat memberikan informasi tentang keberadaan pelajar dan mahasiswa yang kurang mampu di daerah masing-masing. Jangan sampai ada anak-anak di Kaltim yang putus sekolah gara-gara tidak memiliki biaya,” jelasnya.

Untuk sukses yang lebih baik lagi di masa depan, evaluasi tetap dilaksanakan Disdik Kaltim. Hal ini dilakukan agar penyaluran beasiswa Kaltim Cemerlang tahun ini bisa lebih  tepat sasaran. Evaluasi dilakukan demi perbaikan untuk sistem penyaluran yang lebih baik. Perbaikan kemungkinan dilakukan dengan memberikan kuota tertentu di

setiap  perguruan tinggi negeri dan swasta atau proses seleksi dan usulan dilakukan pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim dan Kaltara.

“Dengan adanya sistem tersebut, maka masing-masing kabupaten dan kota, perguruan tinggi dan sekolah dapat menentukan kuota mereka, siapa yang berhak menerima. Meski begitu, Pemprov Kaltim juga tetap akan mengelola penerimaan beasiswa yang telah diprogramkan. Contohnya mahasiswa ITK dan ISBI,” jelasnya.

Mulai 2014 kuota penerima akan diperbanyak, yakni mencapai 50.000 orang. Untuk informasi pengumuman pendaftaran akan dilakukan secara online di media massa yang telah ditentukan Pemprov Kaltim.

Pendaftaran secara online juga akan memberikan kemudahan bagi para calon penerima. "Yang jelas realisasi beasiswa ini diberikan mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, bahkan dosen. Beasiswa juga terbagi dalam beberapa kategori, yakni mulai beasiswa kurang mampu dan prestasi serta khusus,” jelasnya.

Musyahrim menambahkan, sejak awal Gubernur Awang Faroek Ishak berharap program beasiswa ini  dimaksudkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas. Meski begitu, sharing dana dari pihak swasta melalui community social responcibility (CSR) juga sangat diperlukan untuk membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah untuk penyiapan SDM Kaltim yang handal. Pemprov pun memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah menyalurkan CSR untuk program pendidikan di daerah melalui Kaltim Eduacation Award.

“Jadi, kami akan koordinasikan ini kepada pemerintah kabupaten dan kota, sehingga dapat diketahui perusahaan mana saja yang telah mendukung program pendidikan di daerah, sehingga nantinya berhak mendapatkan penghargaan,” jelasnya.

Tahun 2013 Pemprov Kaltim menyalurkan tidak kurang dari Rp101 miliar dana beasiswa Kaltim Cemerlang kepada tidak kurang 30.000 penerima. Sementara pada 2014 alokasi bantuan stimulan dan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa di Kaltim mencapai Rp172.946.279.313 untuk 52.667 penerima, terdiri dari Beasiswa Kaltim Cemerlang Rp125.007.816.813 untuk 50.000 penerima, pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi Siswa SMAN 10, Mitra Pasiad dan Studi Luar Negeri Rp26.170.962.500 untuk 697 orang, beasiswa kualifikasi guru S1 dan S2 Rp19.937.500.000 untuk 1.480 orang dan beasiswa Tutor PAUD Rp1.830.000.000 untuk 490 orang. (jay/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dengan para orang tua penerima beasiswa. (dok/humasprov kaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation