Perlu Dukungan Semua Pihak untuk Capai Target Lima Besar PON XIX

SAMARINDA - Peringkat lima besar dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat sudah menjadi target Kaltim. Mempertahankan target tersebut, dukungan Pemprov Kaltim, DPRD Kaltim, TNI dan Polri serta semua pemangku kepentingan olahraga di Kaltim sangat dibutuhkan.

Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim sendiri tidak tinggal diam. Berbagai terobosan dilakukan termasuk membentuk tim sukses pemenangan PON XIX di Jawa Barat dengan pihak yang terlibat dari berbagai lapisan seperti dari unsur TNI dan Polri, pemerintah daerah, DPRD Kaltim, perusahaan, serta berbagai pihak lainnya.

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga dan mengangkat kehormatan nama besar Kaltim di arena PON di Jawa Barat. Saya berharap, prestasi yang dicapai pada PON XVII di Kaltim dan XVIII di Riau dapat dipertahankan pada PON XIX di Jawa Barat," kata Awang saat memberikan arahan saat acara pembentukan tim sukses pemenangan PON XIX Dari Kaltim di Lamin Etam, pada Minggu (16/5).

Gubernur Awang Faroek yakin target minimal lima besar dapat dicapai jika pelaksanaan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) terus dilaksanakan hingga pelaksanaan PON XIX.

"Secara hitungan kertas kita sudah berhasil karena pada Pra PON 2015 kita berhasil menempati posisi tiga besar. Untuk dapat mempertahankan apa yang telah menjadi hasil PON, kita berharap Puslatda tetap diteruskan hingga selesai," katanya.

Namun untuk Puslatda ini, KONI Kaltim masih terhambat dukungan anggaran akibat defisit anggaran daerah yang juga berdampak terhadap alokasi anggaran untuk KONI. Karena itu, Gubernur Kaltim bersama Pangdam VI Mulawarman beserta Kapolda Kaltim serta beberapa pihak lainnya bertekad untuk bersama-sama mewujudkan apa yang telah menjadi keinginan Kaltim untuk meraih prestasi PON XIX.

"Kebersamaan bisa kita wujudkan. Kaltim tidak akan maju tanpa kebersamaan dan prestasi. Karena itu, kita tekadkan dan kita tebalkan semangat bagaimana panji-panji olahraga Kaltim berkibar di Jawa Barat. Saya yakin, dengan kebersamaan itu, minimal lima besar itu bisa kita sukseskan," katanya.

Sementara itu, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono mengatakan bahwa Kodam tetap mendukung apa yang telah menjadi target Kaltim dalam mencapai target lima besar pada PON XIX di Jawa Barat.

"Salah satu yang sudah dilakukan bahwa beberapa atlet cabor terdapat para prajurit yang sudah siap bertarung meraih yang terbaik. Ada yang masuk cabor sepakbola, panahan, tinju dan lain-lain. Bahkan, kami telah memasukkan beberapa pelatih dari beberapa cabor," katanya.

Bukan hanya mengirimkan prajurit sebagai atlet, bahkan, Kodam siap memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang terdapat di Kodam yang bisa digunakan untuk berlatih.

"Kalau memang sarana dan prasarana di Kodam bisa digunakan berlatih, kami persilahkan. Kami memiliki kolam renang bertaraf internasional. Selain itu, juga ada lapangan tenis. Kalau dibutuhkan, silahkan dipergunakan," katanya.

Benny menambahkan, bahwa dalam perhelatan PON XIX dibutuhkan biaya yang relatif besar. Namun, Ia salut dengan Gubernur Kaltim yang telah mengambil terobosan dengan menetapkan bapak angkat pada masing-masing cabor.

"Kita semua dapat membantu dengan kapasitas masing-masing. Maka, target minimal lima besar tersebut dapat terpenuhi," katanya.  (rus/sul/humasprov

Berita Terkait
Government Public Relation