Permasalahan Tata Ruang Semakin Kompleks

Seminar dan Pelantikan IAP  Kaltim

SAMARINDA-Permasalahan tata ruang di Kaltim  akan semakin bertambah kompleks, manakala pertumbuhan dan perkembangan aktivitas sosial ekonomi daerah di kabupaten dan kota se Kaltim juga berlangsung cepat dan dinamis, sehingga secara fisik terus menerus akan meningkatkan keperluan masyarakat akan ruang atau lahan untuk permukiman dan usaha lainnya.

  Demikian dikatakan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  saat membuka Seminar dan pelantikan Pengurus daerah Ikatan Ahli Perencanaa Indonesia (IAP) Kaltim yang disampaikan Kepala Biro Bidang Pembangunan Setdaprov  Kaltim Salman Lumoindong, di Samarinda, Selasa (11/3).

        Dijelaskan, saat ini sudah sangat diperlukan adanya perencanaan dan perancangan pertanahan dan perkotaan yang lebih baik, yakni yang tidak menyimpang dari tata ruang yang sudah ada. Dengan  mengacu pada Renstra Pembangunan yang memprogramkan pembangunan perumahan dan permukiman dengan menyediakan dan meningkatkan pembangunan perumahan dan permukiman yang berwawasan lingkungan.

        "Pemprov Kaltim berupaya menjalin kerjasama dengan instansi dan para pihak terkait maupun dengan masyarakat juga dengan Ikatakan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), untuk saling bersinergis membangun permukiman dan penataan kota yang memenuhi syarat tata ruang, arsitektur, kelayakan huni dan penggunaan, serta tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Ko-ta se-Kaltim sangat mendambakan terciptanya daerah atau kota-kota yang bisa disebut sebagai sebagai daerah atau kota ternyaman atau bahkan menjadi The Most Liveable City  yang pernah diraih  Kota Jogjakarta.

            "Kota-kota di seluruh Kaltim juga mendambakan terciptanya daerah atau kota  yang bisa disebut sebagai sebagai daerah atau kota ternyaman, tentunya memerlukan bantuan maupun  dukungan serta kerjasama yang baik dengan para ahli perencananan," ungkapnya.    

   Terkait dengan  pelantikan kepengurusan IAP Daerah Kaltim diharapkan agar organisasi mampu berperan maksimal dengan senantiasa meningkatkan kemampuan atau kualitas tenaga perencana yang profesional.

   Pelantikan Pengurus IAP Kaltim sebagai Ketua Jusuf Dea dibantu Wakil Ketua I  Pamungkas  Waluyo dan  Wakil Ketua II Hendrik Sulistio, dilanjutkan seminar berthema "Menuju kota yang humanis" menghadirkan Ketua Umum IAP Pusat Bernardus R Djonoputro.(sar/hmsprov).

Berita Terkait