Perpustakaan Provinsi Kaltim akan Bangun Katalog Induk
Perpustakaan Umum Belum Miliki Database Koleksi Digital
 
SAMARINDA – Perpustakaan Provinsi Kaltim akan membangun Katalog Induk yang melingkupi 40 perpustakaan di daerah. Namun, program tersebut masih terkendala karena masih banyak perpustakaan yang tidak memiliki database (basis data) koleksi digital.
“Hingga saat ini perpustakaan umum, khusus (instansi pemerintah), sekolah maupun perguruan tinggi mengelola catalog secara konvensional atau manual,” kata Kepala Bidang Informasi dan Otomasi Taufik saat mewakili Kepala Badan Perpustakaan Kaltim pada Bimtek Pembangunan Database Katalog Digital Perpustakaan di Samarinda, Kamis (4/7).
Menurut dia, apabila perpustakaan ingin melakukan otomasi dengan membangun data catalog yang berbasis teknologi informasi, maka investasinya hanya menyediakan dua personal computer dan sistem dibangun dengan memanfaatkan aplikasi open source (sumber terbuka) sesuai dengan yang dilakukan Badan Perpustakaan kerjasama vendor lainnya secara gratis. 
“Melalui pengelolaan database koleksi digital maka kerjasama antar perpustakaan dapat lebih ditingkatkan termasuk pertukaran data koleksi lebih efektif dan efesien. Terutama data koleksi perpustakaan dapat diakses oleh masyarakat secara luas,” ungkap Taufik.
Sementara itu Kasubbid Layanan Karya Rekam dan Informasi Teknologi Hj Eka Mustika Wati mengemukakan Bimtek sebagai upaya memberikan pembekalan sekaligus menambah wawasan dan keterampilan pengelola perpustakaan untuk kegiatan database koleksi digital. 
“Bimtek merupakan upaya merealisasikan tugas pokok dan fungsi Badan Perpustakaan Kaltim sebagai lembaga teknis yang memberikan pelayanan kepada para pemustaka. Sekaligus melakukan bimbingan bagi pembangunan database koleksi digital perpustakaan sesuai kemajuan infromasi dan teknologi,” ujar Eka Mustika Wati.
Bimtek pembangunan database katalog digital perpustakaan diikuti 40 peserta dari pengelola perpustakaan umum, perpustakaan khsusus (instansi pemerintah) dan perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi se-Kaltim.(yans/hmsprov)
 
 
 
Berita Terkait