Personil Penanggulangan Bencana Harus Cakap

Pelatihan Dasar SAR se Kaltim dan Kaltara

BALIKPAPAN – Guna mewujudkan penanggulangan bencana yang cepat dan tepat, diperlukan sumber daya manusia (SDM) atau relawan penanggulangan bencana harus cakap, efektif dan efisien sehingga mengetahui informasi yang tepat dan akurat ketika terjadi bencana di daerah.

Karena itu, relawan harus memiliki pengetahuan dasar yang cukup sebelum terjun ke daerah bencana. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM dalam penanggulangan bencana pada saat terjadi bencana, yaitu melalui pelatihan dasar SAR (Search and Rescue).

“Dengan kecakapan yang dimiliki SDM penanggulangan bencana di daerah tentu akan mendukung proses penyelamatan yang cepat dan tepat terhadap korban bencana. Karena itu, pelatihan dasar SAR patut dilaksanakan bagi relawan penanggulangan bencana di daerah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim H Wahyu Widhi Heranata mewakili Gubernur Kaltim usai membuka pelatihan dasar SAR se Kaltim dan Kaltara di Balikpapan, Senin (22/9).

Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat membentuk karakater yang kuat bagi SDM penanggulangan bencana yang dimiliki masing-masing daerah. Karena semua peserta dibekali dasar-dasar pengetahuan, baik tentang bencana di perairan maupun di daratan dan udara.

Dengan demikian, SDM yang dimiliki masing-masing daerah mengetahui sistem penanggulangan bencana yang baik dan tepat, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan BPBD masing-masing daerah.

”Mencermati berbagai perubahan dan fenomena alam serta aktivitas kehidupan manusia yang penuh resiko dari berbagai ancaman bencana, maka pelatihan ini sangat penting. Karena musibah atau kecelakaan selalu mengancam kehidupan manusia, di mana dan kapan saja. Setiap saat bisa terjadi apakah di daratan, perairan maupun udara,” jelasnya.

Dengan pelatihan ini, tentunya peserta akan mendapat bekal cukup tentang prosedur penanggulangan bencana, sehingga menjadi lebih profesional dan siap memberikan pertolongan kemanusiaan, kapan dan dimana pun berada.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim Kresnayana mengatakan pelatihan dasar SAR tersebut difokuskan pada penanggulangan bencana diperairan sehingga dapat mengetahui bagaimana cara penyelamatan di lokasi air.

“Karena itu, peserta setelah diberikan materi juga akan mengikuti praktek lapangan, di pantai, sehingga mengetahui dasar penyelamatan penanggulangan bencana. Pelatihan ini diikuti 40 peserta mewakili masing-masing tim relawan bencana kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara,” jelasnya. (jay/es/hmsprov)

///FOTO : Sejumlah peserta pelatihan dasar SAR se Kaltim dan Kaltara.(norjaya/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation