Perusahaan Tambang Diminta Arahkan CSR untuk Pendidikan Kaltim

SAMARINDA - Perusahaan tambang batu bara  di Kaltim diminta untuk mengarahkan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu kegiatan pendidikan, terutama yang berada di sekitar lokasi kegiatan pertambangan.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pendidikan SMP dan SMA, Dinas Pendidikan Kaltim H Asli Nuryadin, Rabu (6/11), terkait peran masyarakat atau pihak swasta untuk meningkatkan pendidikan daerah.
Menurut dia, program pendidikan yang didukung perusahaan bisa dilakukan melalui kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR). Apalagi, jika melihat hasil kekayaan alam yang dikeruk dari bumi Kaltim.  
Karena itu, wajar jika sebagian CSR diarahkan untuk kegiatan pendidikan perlu dilakukan seluruh perusahaan tambang batu bara di Kaltim. Sebagai upayas menyukseskan program pendidikan daerah.
Dia mengatakan, peran sekolah juga sangat penting, terutama dalam melakukan koordinasi dan komunikasi, khusus sekolah yang dekat dengan lokasi kegiatan tambang batu bara.  
“Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan bupati, serta walikota sudah mengimbau agar seluruh perusahaan tambang batu bara yang beraktivitas di dekat lokasi permukiman masyarakat dan sekolah dapat membantu menyukseskan penyelenggaraan pendidikan, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah,” jelasnya.  
Pihak sekolah juga diimbau untuk memberikan keyakinan terhadap perusahaan tambang batu bara, bahwa anggaran yang diberikan untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut betul-betul dimanfaatkan sesuai kebutuhan atau kepentingan yang diperlukan.  
Dia minta jangan sampai biaya yang diberikan perusahaan tidak ada realisasi di sekolah yang dibantu, sehingga pihak perusahaan tidak percaya lagi dan menghentikan bantuan. (jay/hmsprov).


 

Berita Terkait
Government Public Relation