Peserta PSP3 Diharap Aktif

Pada Program Pembangunan Desa
 
SAMARINDA-Pemuda yang akan ditempatkan di perdesaan diharapkan dapat menempatkan diri secara aktif dan berpartisipasi mengurangi pengangguran, kemiskinan melalui berbagai program pembangunan di pedesaan.
Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, H. Sigit Muryono saat pelepasan Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3) Kaltim Angkatan XXIII ke berbagai provinsi di Indonesia, Kamis (29/8).
Program PSP3 adalah Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan merupakan  program nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk  meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai kegiatan produktif sesuai karakter masyarakat perdesaan.  
"Para sarjana yang ditempatkan di desa, dalam tugasnya menggerakkan dan mendampingi masyarakat khususnya pemuda, diharapkan mampu menumbuhkan beragam kegiatan produktif di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan,  termasuk membantu aktivitas pemerintah desa seperti administrasi kependudukan, pajak bumi dan bangunan, penataan asset dan lainnya," ujarnya.
Program PSP3 di Kaltim yang di kirim keluar Kaltim  sebanyak 25 orang, dan sebaliknya akan menerima pemuda dari provinsi lain dengan tujuan pembauran budaya dan kinerja pemuda.
Lanjut Sigit,   program PSP3 merupakan program unggulan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dicanangkan di seluruh Indonesia dan secara serempak akan ditempatkan di desa-desa seluruh Indonesia.
"Untuk pemuda Kaltim yang dikirim ke provinsi lain diharapkan tetap menjaga nama baik Kaltim di tempat tujuan. Jangan lupa untuk mempromosikan keunggulan yang dimiliki Kaltim serta selalu berkoordinasi dengan  Dispora Provinsi, Kabupaten dan Kepala Desa dimana kalian ditempatkan," harap Sigit.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda Dispora Kaltim, Syahril menjelaskan kegiatan ini diikuti 25 peserta yang terdri dari 5 pemuda asal Kaltim, 9 pemuda asal Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah 1 orang dan Aceh 10 orang peserta.
"Acara diselenggarakan di  Kantor Penghubung Provinsi Kaltim di Jalan Kramat Kwitang Raya Jakarta Pusat dengan narasumber dari Kemenpora,  Dispora Kaltim dan Kodam Jaya untuk disiplin mental," jelasnya. (yul/hmsprov)
 

Berita Terkait