Peserta Sosialisasi Silvofishery Ikuti Field Trip

Para peserta sosialisasi pengelolaan Hutan Bakau Berkelanjutan (Silvofishery) bagi masyarakat dan petugas teknis di Kabupaten Paser dilanjutkan field trip (peninjauan kawasan) hutan mangrove di Desa Janju (fathur/humasprovkaltim)

TANAH GROGOT - Sehari setelah mendapatkan materi dari nara sumber, para peserta sosialisasi pengelolaan Hutan Bakau Berkelanjutan (Silvofishery) bagi masyarakat dan petugas teknis di Kabupaten Paser dilanjutkan field trip (peninjauan kawasan) hutan mangrove di Desa Janju.

Rombongan yang dipimpin  Kasi Reklamasi dan Jasa Kelautan DKP Kaltim Vito Yuwono didampingi Project Manager FCPF Indonesia I Wayan Susi Dharmawan mengunjungi obyek wisata kampung warna warni di Desa Janju.

Setelah itu, menggunakan beberapa perahu klotok rombongan melakukan peninjauan hutan bakau sekaligus melihat tambak (empang) milik warga di sungai Sambau Desa Rinda, termasuk mengunjugi hutan mangrove di Desa Pasir Mayang.

Muhammad, salah seorang peserta sosialisasi dari Desa Pasir Mayang mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Paser.

"Sosialisasi tentu banyak manfaatnya bagi kami. Wawasan semakin bertambah dalam pengelolaan hutan mangrove yang baik dan benar, termasuk cara pengelolaan tambak yang ramah lingkungan," kata Muhammad.(mar/her/yans/humasprov kaltim).

Berita Terkait