Peserta UN Kaltim 171.168 Orang

SAMARINDA -Tahun ini Ujian Nasional (UN) di Kaltim akan diikuti 171.168 peserta, terdiri dari jenjang SD/MI sebanyak 72.393 peserta, SMP/MTS sebanyak 55.152 peserta, SMK sebanyak 20.439 peserta dan SMA/MA sebanyak 23.184 peserta se Kaltim. Sedangkan  jumlah sekolah yang menyelenggarakan UN mencapai 3.628 sekolah, terdiri dari SD/MI sebanyak 2.302  sekolah, SMP/MTS sebanyak 820 sekolah, SMA/MA sebanyak 309 sekolah  dan SMK 197 unit sekolah.
 “Jumlah tersebut telah diverifikasi dan telah ditetapkan, serta terdaftar, baik di Panitia UN Pusat maupun Provinsi dan Kabupaten/Kota. Diharapkan, data tersebut tidak berubah, sehingga Panitia UN dapat mengetahui hasil lulusan di masing-masing sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP dan SMA Dr H Asli Nuryadin, Rabu (13/3).
Selain pendataan tersebut, langkah yang telah dilakukan Disdik Kaltim guna menyukseskan pelaksanaan UN tersebut, yakni pembagian sub rayon di masing-masing kabupaten dan kota sudah dilakukan.  Bukan hanya itu, sosialisasi penyelenggaraan UN juga telah dilakukan Disdik Kaltim dengan Disdik Kabupaten/Kota se-Kaltim.
“Sosialisasi ini telah kami lakukan pada akhir Februari dan Awal Maret tahun ini,” jelasnya.    
Lebih lanjut, sambung Musyahrim, agar seluruh pelajar di Kaltim sukses dalam menempuh ujian, maka diimbau agar pihak sekolah dapat membiasakan siswanya untuk mengisi lembar jawaban komputer (LJK), terutama dalam pengisian kode nomor peserta. Selain membiasakan mengisi LJK, siswa yang akan mengikuti ujian diimbau untuk terus belajar, baik di sekolah maupun di rumah.
“Ini dilakukan agar siswa bisa menjawab dengan benar ketika mengikuti ujian. Apalagi, ujian tahun ini seluruh siswa  soalnya berbeda dengan satu dan yang lainnya. Karena, tahun ini soalnya ada 20 paket,” jelasnya.
Berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS), UN untuk tingkat SMA/MA akan diselenggarakan pada 15-18 April. Sementara untuk tingkat SMK dan SMALB, UN akan digelar pada 15-17 April. Bagi siswa yang sakit atau berhalangan hadir dapat mengikuti UN susulan yang diselenggarakan pada 22-25 April.
Untuk tingkat SMP/SMPLB/MTs, UN digelar pada 22-25 April dengan rincian mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sama seperti tingkat SMA, UN susulan dilakukan sepekan setelah UN berlangsung yaitu pada 29 April-2 Mei.
Sementara untuk tingkat SD/SDLB/MI, UN akan diselenggarakan pada 6-8 Mei dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. UN susulan bagi yang sakit atau tidak hadir akan dilaksanakan pada 13-15 Mei.
Untuk pengumuman kelulusan sendiri, tingkat SMA/SMALB/SMK/MA akan diumumkan pada 25 Mei. Kemudian tingkat SMP/SMPLB/MTs diumumkan pada 1 Juni dan tingkat SD/SDLB/MI pengumuman hasil UN 2013 dilakukan pada 8 Juni. (jay/hmsprov)

Berita Terkait