Peserta UN Kaltim Capai 88.078

Peserta UN Kaltim Capai 88.078

SAMARINDA - Jumlah peserta Ujian Nasional (UN) SMP, MTS, SMP Terbuka, SMPLB, SMA/MA, SMALB dan SMK di Kaltim pada tahun ajaran 2013/2014 mencapai 88.078 dari jumlah sekolah mencapai 1.213 unit se Kaltim.

Jumlah tersebut lebih kurang dari tahun ajaran 2012/2013 yang mencapai 99.236 peserta. Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan UN untuk SMA maupun Madrasah Aliyah (MA) dan SMK baik negeri maupun swasta secara serentak digelar pada 14 hingga 18 April 2014, kemudian pelaksanaan SMP 5-8 Mei 2014 dan ujian sekolah SD pada 19-21 Mei 2014.

“Pelaksanaan UN tidak ada yang berbeda dengan tahun ajaran yang lalu, yakni untuk pencetakan soal tetap dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Termasuk soal ujian juga tidak ada perubahan, yaitu tetap 20 paket. Artinya, setiap peserta tidak ada yang sama soalnya dengan peserta yang lain di dalam satu ruang ujian,” kata Musyahrim didampingi Ketua Panitia UN Kaltim Hj Dayang Budiati dikonfirmasi di Kantor Disdik Kaltim Samarinda, Senin (10/3).

Agar seluruh peserta UN lulus dengan nilai yang baik, maka diharapkan pihak sekolah, baik guru hingga orang tua siswa untuk dapat memberikan motivasi kepada anak-anak mereka, sehingga apa yang diinginkan dapat terwujud.

Menurut dia, seluruh siswa telah siap menghadapi UN pada tahun ajaran ini. Karena, ujian tersebut merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan setiap tahun. “Saya yakin semua siswa yang akan mengikuti UN di masing-masing sekolah sudah melakukan persiapan hingga saat ini, di antaranya tes daya serap, try out atau uji coba pra UN dan berbagai kegiatan lain untuk mempersiapkan mental agar tidak takut lebih dulu sebelum mengerjakan soal,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia UN Kaltim Hj Dayang Budiati mengatakan data jumlah peserta yang mengikuti UN di Kaltim saat ini hanya ada dari jenjang SMP, SMA hingga SMK. Sedangkan untuk jenjang SD masih menunggu proses pemecahan kode wilayah yang dilakukan Panitia Pusat UN.

“Yang jelas data terakhir untuk jumlah peserta UN dari jenjang SMP hingga SMK sudah disampaikan ke Panitia Pusat UN pada 31 Januari 2014. Tetapi, jika memang ada siswa yang pindah tetap akan kami proses pendataannya, sehingga bisa mengikuti UN secara serentak,” jelasnya.(jay/hmsprov).

//Foto: Musyahrim

 

Berita Terkait
Government Public Relation