Peternak Lahan Tambang Dibantu Pagar Listrik

Pimpinan PT MHU Salim Basir (kanan) menerima bantuan pagar listrik ternak dari Dadang Sudarya untuk diserahkan kepada poktan ternak.(masdiansyah/humasprov kaltim)

 

SAMARINDA – Kembali Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kaltim memberikan bantuan kepada peternak khususnya peternak eks lahan tambang berupa pagar listrik ternak (animal elektric fencing).

Kali ini Kelompok Tani Ternak Karya Makmur Desa Jonggon Jaya Kecamatan Sebulu Kutai Kartanegara (Kukar) yang mendapatkan empat paket bantuan pagar listrik.

Poktan yang berada di kawasan konsesi eks tambang PT Multi Harapan Utama (MHU) telah memiliki ternak sapi sebanyak 600 ekor.

Kepala Disnak Kaltim Dadang Sudarya mengemukakan bantuan pagar listrik agar pola pemeliharaan ternak secara penggembalaan (lepas liar) dapat berpindah-pindah tempat.

“Pagar listrik ini sangat baik untuk pola penggembalaan. Sebab dapat dipindah-pindahkan. Terutama optimalisasi pakan ternak berupa rumput,” katanya.

Misalnya, ada luasan lahan ratusan bahkan ribuan hektar maka dapat dipilih mana area yang sedang aktif digunakan gembalaan dan area mana yang sedang disuburkan rumputnya.

“Jadi pagar ini selain pembatas ternak dan menghalau predator (hewan liar) juga memaksimalkan area penyediaan pakan hijauan ternak. Pemanfaatan pagar ini selain mudah juga mengefesienkan operasinal peternak,” jelas Dadang.

Menurut dia, bantuan pemerintah ini sebagai upaya percepatan program populasi dua juta ekos sapi yang telah ditetapkan Gubernur Awang Faroek Ishak.

Sementara itu Top Mining Manager Pasca Tambang PT MHU Salim Basir mengatakan pihaknya siap meminjamkan lahan seluas 2.000 hektar untuk kegiatan masyarakat.

“Untuk peternakan hingga saat ini ada sekitar 1.800 ekor sapi milik kelompok tani di lahan eks tambang kami. Kita sangat mendukung program pemerintah untuk kegiatan masyarakat agar mandiri setelah tambang tidak berproduksi lagi,” ujar Salim Basir.

Bantuan sebanyak empat paket pagar listrik terdiri  kabel 2.000 meter, 400 tiang baja,  dua unit solar cell dan dua unit solar fence energizer (baterai).

Hadir Kepala Disnaktan Kukar Sumarlan dan Kepala Desa Jonggon Jaya Muhammad Kholil serta enam ketua kelompok tani dari Desa Jonggon Jaya dan Margahayu.(yans/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait