Peternakan Kaltim Kebagian Rp30,7 Miliar dari APBN

Peternakan Kaltim Kebagian Rp30,7 Miliar dari APBN

SAMARINDA – Tahun ini kucuran dana pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Subsektor   Peternakan Kaltim melalui Kementerian Pertanian Rp30,76 miliar atau menurun dibanding  2013 yang mencapai Rp38,29 miliar.

Kucuran dana pemerintah pusat untuk pembangunan peternakan di Kaltim ini tidak berimbang dengan alokasi dana APBD provinsi yang terus meningkat,  tahun ini mencapai Rp69,44 miliar  yang meliputi berbagai kegiatan di kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara. 

Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Dadang Sudarya,  mengatakan Pemprov menjadikan kegiatan  pertanian dalam arti luas sebagai program pembangunan prioritas daerah yang dibuktikan dengan dukungan anggaran yang semakin besar setiap tahun.

“Walaupun alokasi pusat melalui APBN menurun dibandingkan tahun lalu. Namun tidak mengurangi semangat dan komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan pengembangan subsektor perternakan,” kata Dadang Sudarya dalam Koordinasi Perencanaan Pembangunan Peternakan 2014 di Ruang Rapat Disnak Kaltim, Senin (17/3).

Kucuran dana APBN dialokasikan untuk kegiatan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp26,70 miliar dan Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian mencapai Rp2,85 miliar serta Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Rp1,20 miliar.

Disebutkan, sebagaimana kontrak kinerja yang telah disepakati pada triwulan pertama tahun 2014 ini khususnya penyerapan anggaran APBN lingkup Kementerian Pertanian seharusnya sudah  mencapai 30 persen.

Namun, diharapkan bukan hanya sekedar mencapai target penyerapan saja tetapi bagaimana kualitas pekerjaan harus terbaik. Sehingga diperlukan sinergitas dan koordinasi yang baik antara pusat, provinsi serta kabupaten dan kota.

Dijelaskan, untuk Kaltara dalam penganggaran APBN 2014 ini masih masuk dalam DIPA Kaltim. “Kita telah melakukan penandatangan kontrak kinerja sebagai komitmen bersama guna menyukseskan pembangunan peternakan Kaltim dan Kaltara,” jelas Dadang Sudarya.

Koordinasi dan sosialisasi perencanaan pembangunan peternakan diikuti 50 peserta terdiri penanggungjawab perencanaan kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara, PPK dan pengelola keuangan  serta operator e-proposal. (yans/sul/es/hmsprov)

///FOTO : H Dadang Sudarya

Berita Terkait
Government Public Relation