Kalimantan Timur
PGK II Sukses, Awang Beri Selamat Alex Nurdin

Para pemain Sriwijaya FC bergembira setelah sukses membawa pulang tropi Piala Gubernur Kaltim (PGK) II usai menundukkan Arema 3-2 di partai final. (RIYANDI/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Penyelenggaraan Piala Gubernur Kaltim (PGK) II 2018 berlangsung sukses, ditutup dengan partai final yang mempertemukan tim Sriwijaya FC melawan Arema FC. Partai final ini dimenangkan Sriwijaya FC dengan skor 3-2. Hasil tersebut menobatkan  tim asal Palembang ini sukses menjadi jawara dan membawa pulang hadiah Rp1 miliar. 

 

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersyukur PGK II 2018 berlangsung sukses dan lancar. Dia menyampaikan ucapan selamat kepada tim Sriwijaya yang menjadi yang terbaik di gelara kali ini. Ucapan terima kasih gubernur juga disampaikan kepada seluruh tim yang berkontribusi di ajang pra musim ini. "Selamat kepada Gubernur Sumsel Alex Nurdin, Sriwijaya FC sukses menjadi juara. Terima kasih juga kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang telah membantu keamanan dan ketertiban penyelenggaraan ini, sehingga PGK II berlangsung sukses hingga akhir," kata Awang Faroek Ishak di Stadion Utama Palaran Samarinda, Minggu (4/3).

 

Awang berharap penyelenggaraan ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Sehingga semangat pecinta sepakbola Kaltim semakin tinggi. Momentum PGK diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tim-tim asal Kaltim untuk terus mengasah kemampuan dan sportivitas mereka.

 

Awang meminta melalui penyelenggaraan ini, selain meningkatkan kualitas kemampuan tim-tim asal Kaltim, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena, melalui even ini dapat meningkatkan penghasilan pelaku usaha UKM. "Semoga even ini terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat," jelasnya.

 

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengapresiasi penyelengaraan tersebut dan ini merupakan gagasan yang penuh keberanian dari seorang Gubernur Awang Faroek Ishak. Semoga dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk turut menyelenggarakan even yang sama. "Sebelum berlangsungnya pertandingan resmi nasional, yaitu Liga Indonesia, memang biasa dilaksanakan turnamen pra musim. Dimulai dari Piala Presiden dan alhamdulillah ada Piala Gubernur Kaltim. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi tim-tim Indonesia. Semoga menjadi terus diagendakan setiap tahun," jelasnya.

 

Ketum PSSI Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi yang juga hadir menyaksikan partai final ini mengatakan Gubernur Awang Faroek membangun motivasi bagi seluruh provinsi dan patut diikuti agar sepakbola Indonesia semakin maju. "Turnamen ini sangat bagus. Semakin banyak turnamen yang dilaksanakan, makin meningkat kualitas skill dan kekompakan anak-anak bangsa," jelasnya.

 

Selain Gubernur Awang Faroek Ishak, hadir pula Plt Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana, Ketua DPRD Kaltim H Syahrun, Danrem 091 ASN Brigjen TNI Irham Waroihan, Dirut BPD Kaltimtara Zainuddin Fanani, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Ketua PSSI Edy Rahmayadi, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim, Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya, Ketua Pelaksana Dayang Donna Faroek dan ribuan masyarakat pencinta sepakbola Samarinda.

 

Sebelumnya pada perebutan juara ketiga mempertemukan tim tuan rumah PBFC menghadapi Persebaya Surabaya. Laga ini dimenangkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0. Kemenangan tim Bajul Ijo dicetak Rishadi Fauzi di babak kedua. Hasil tersebut menghantarkan Tim Bajul Ijo berhak meraih juara ketiga dengan hadiah sebesar Rp500 juta. Sedangkan PBFC harus puas di posisi empat dengan meraih hadiah Rp250 juta.

 

Sementara juara 1 dan 2 masing-masing membawa hadiah sebesar Rp1 miliar dan Rp750 juta. Novan Setya, Beto Goncalves dan Hamka Hamzah menyumbang gol untuk Sriwijaya. Sedangkan gol Arema FC dipersembahkan oleh Balsa Bozovic dan Thiago Furtuoso. Kemeriahan final PGK II 2018 juga dihibur band ibukota, Padi dan atraksi kembang api. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait