Kalimantan Timur
PKA Tunjang Partisipasi Anak Dalam Melestarikan Budaya Lokal

ist

SAMARINDA - Penyediaan Pusat Kreativitas Anak (PKA) merupakan sarana yang tepat untuk memastikan semua anak termasuk anak penyandang disabilitas dapat memanfaatkan waktu luang untuk berkreasi dan berkarya seni budaya.

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim didampingi Kabid PPPA Noer Adenany mengatakan PKA perlu dibentuk guna memastikan semua anak dapat beristirahat dan bersantai bermain dan turut serta dalam kegiatan rekreasi yang sesuai dengan usia anak.

"Untuk membentuk dan mengembangkan PKA dengan baik dan berkelanjutan, maka pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dituntut bekerjasama mengembangkan PKA dengan menyiapkan sarana dan prasarana," ujarnya saat membuka Sosialisasi Pusat Kreativitas Anak di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Selasa (3/9/2019).

Termasuk fasilitator pendampingan guna membantu kegiatan yang menyenangkan dan tidak membahayakan anak serta menunjang partisipasi anak dalam melestarikan kebudayaan lokal.

Diakuinya, Pemprov Kaltim telah berperan dalam upaya pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya. Diantaranya, penyusunan profil permainan tradisional anak Kaltim.

“Hasilnya senantiasa disosialisasikan melalui Forum Anak, gerakan literasi dan sanggar budaya. Termasuk pusat kuliner yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat edukasi sekaligus penyediaan ruang bermain anak,” ungkapnya.

Halda berharap sosialisasi PKA menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap tumbuh kembang anak harus dilakukan secara komprehensif dan melibatkan aktivitas informal.

“Penyediaan PKA dapat meningkatkan pemanfaatan waktu luang anak diluar sekolah,” harapnya.

Sosialisasi berlangsung selama dua hari (3-4 September) diikuti 55 peserta dari Dinas P3A, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, Forum Anak, sanggar seni dan dunia usaha dari Penajam Paser Utara, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara dan Bontang.

Kegiatan menghadirkan narasumber Asdep PHAPKB KPPPA Elvi H, Kabid Sekolah Ramah Anak Nita,  Kabid Kreativitas Budaya Anggin Nuzula Rahma dan Kasi Kreativitas Marni.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait