PKK Laksanakan SPEM ke Kabupaten/Kota

SAMARINDA -  Dalam upaya pembinaan bagi pengembangan kegiatan dan kinerja Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di  kabupaten dan kota, TP-PKK Kaltim melakukan SPEM (Supervisi, Pelaporan, Evaluasi, Monitoring) secara berkala.

“Kegitan SPEM merupakan implementasi program organisasi terutama teridentifikasinya perkembangan gerakan PKK di  kabupaten dan kota,” kata Ketua Pokja 1 TP-PKK Kaltim,  H Eddy Sukamto saat mewakili Ketua TP-PKK Kaltim Hj Enci Amelia Suharni Faroek , sasaat akan bertolak ke Kabupaten Malinau, Nunukan dan Tana Tidung, di Bandara Temindung Samarinda, Senin (11/2).

Awal kegiatan TP-PKK Kaltim dibagi dua tim yakni Tim I melakukan SPEM ke Nunukan, Malinau dan Tana Tidung, selanjutnya Tim II ke Tarakan, Berau dan Bulungan.

Menurut dia, SPEM merupakan upaya strategis organisasi guna mengetahui permasalahan PKK kabupaten/kota,  terutama dalam pelaksanaan program kerja Pokja 1 hingga Pokja 4. Apalagi, banyak geografis daerah dengan kawasan perbatasan, pedalaman dan terpencil.

Tentunya kondisi kewilayahan ini sangat mempengaruhi atas kinerja PKK di suatu daerah. Apabila, ditemukan dan terindikasi permasalahan maka segera dilakukan penanganan berupa perbaikan dan pembinaan baik langkah jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Diakui, walaupun sudah terbentuk Provinsi Kaltara yang didalamnya merupakan kabupaten/kota di wilayah utara Kaltim. Tentunya, pembinaan tetap dilakukan karena pemerintahan baru belum optimal melakukan pembinaan.

“Apabila selama SPEM ternyata ditemukan permasalahan maka dalam waktu  satu hingga tiga bulan sudah dilakukan pembenahan. Kita maklumi hingga saat ini masih ada PKK kabupaten/kota yang belum berjalan maksimal karena dipengaruhi kondisi geografi,” ujarnya.

Namun yang erpenting saat ini adalah anggota dan kader PKK harus mampu menggerakkan masyarakat agar memiliki kesadaran mengembangkan dan memberdayakan diri melalui individu, keluarga dan masyarakat tanpa selalu bergantung kepada pemerintah.(yans/hmsprov).

Berita Terkait