Pokja Pencegahan Satgas Saber Pungli Gencarkan Sosialisasi

 

SAMARINDA - Setelah dilantik Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi  Kaltim melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pencegahan langsung melakukan sosialisasi. 

Ketua Pokja Pencegahan Drs Yuswadi mengatakan praktek pengutan liar telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga perlu upaya pencegahan dan pemberantasan  secara tegas, terpadu, efektif dan efisien dan mampu menimbulkan efek jera.

"Oleh karena itu, Pokja Pencegahan akan melaksanakan sosialisasi pencegahan pungli dengan  menghadirkan nara sumber dari Polda Kaltim, Ombusman Republik Indonesia (ORI) dan Kejaksaan. Acara akan digelar pada 20 Desember 2016 di Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim," kata Yuswadi di sela-sela peringatan Hari Nusantara ke-13 tahun 2016 di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (13/12).

Sosialisasi akan mengundang  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang  berkaitan erat dengan pelayanan publik. Harapannya, tidak ada oknum-oknum yang tertangkap oleh operasi tangkap tangan seperti banyak terjadi di daerah lain di Indonesia. 

Dikatakan Satgas Saber Pungli terdiri dari empat pokja yaitu unit intelejen, pencegahan, penindakan dan yustisi. Khusus untuk Pokja Pencegahan tahap awal akan melaksanakan berbagai sosialsiasi.

Adapun tujuan pencegahan dan pemberantasan pungli adalah bagaimana menyadarkan terlebih dahulu para penyelenggara negara untuk meninggalkan, menjauhi dan tidak melakukan pungli, sebab pungli sangat merugikan masyarakat.

"Pembentukan Satgas Saber Pungli merupakan refleksi dari perhatian pemerintah dalam rangka menghilangkan biaya-biaya siluman yang  membebani masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukann langkah preventif dan promotif untuk mencegah terjadinya pungli," kata Yuswadi. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation