Pola LBM Diharap Dilaksanakan di DPMPD se-Kaltim

Jauhar Effendi

SAMARINDA - Mendukung pembangunan desa melalui kegiatan Lingkar Belajar Masyarakat (LBM) yang menjadi media tukar menukar informasi dan pengalaman keberhasilan pembangunan desa dan pengelolaan SDA sebagai potensi pembangunan desa diharap kedepannya dapat dilakukan bersama pada tingkatan kewenangan pemerintahan, terutama di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) se Kaltim.

Maksudnya DPMPD provinsi membuat program yang diarahkan untuk itu, kemudian DPMPD kabupaten juga diharap membuat program mengarah mendukung kegiatan itu serta pada tingkat desa atau kampung bisa mengalokasikan melalui anggaran desa masing-masing. 

"Jika bisa dilaksanakan, LSM The Nature Conservancy (TNC) sebagai inisiator penyelenggara LBM bisa lebih fokus untuk peningkatan kapasitas dengan menghadirkan pemateri yang lebih baik lagi seperti Akademisi dan Praktisi Bisnis Rhenald Kasali maupun Pakar Pemasaran Hermawan Kartajaya," kata Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi di Samarinda, Sabtu (28/7).

Apabila, program ini bisa terlaksana, diyakini  hasilnya akan semakin baik, sehingga mampu merubah mindset setiap kepala desa dalam mengembangkan potensi desa sebagai modal membangun. Diketahui, berbagai kegiatan serupa dan pelaksanaan LBM yang sudah dilaksanakan bertujuan sebagai upaya mendobrak semangat membangun dengan berbagi dan berkolaborasi. "Kami yakin program LBM mampu mendukung pemerintah desa mewujudkan kesejahteraan rakyat," jelasnya.(jay/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation