Prestasi Cabor Bulutangkis Kaltim Harus Ditingkatkan

SAMARINDA – Prestasi cabang olahraga bulutangkis Kaltim harus kian ditingkatkan, mengingat bulutangkis menjadi cabang olahraga yang sangat memasyarakat setelah cabang olahraga sepak bola, bola basket  dan  bola volly.
Demikian dikatakan Gubernur Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bidang  Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, H Ego Arifin saat membuka Musyawarah Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim, di Samarinda, Senin malam (13/5).
“Pembangunan bidang olahraga, khususnya untuk prestasi, pada hakekatnya adalah pembangunan berkelanjutan yang memerlukan pembinaan dengan latihan keras, uji tanding dan turnamen yang lebih banyak lagi,” ujarnya.
Lanjutnya, Kaltim harus berupaya melakukan pembinaan atlet muda dengan lebih baik sehingga dapat  melahirkan atlet-talet  berprestasi di kancah nasional maupun tingkat  internasional.
Pencapaian suatu prestasi di cabor bulutangkis haruslah terangkum dalam satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara tersedianya dana operasional, kepengurusan yang sehat, pelatih yang profesional dan pembinaan mental atlet agar dapat tampil dengan lebih percaya diri.
Ketua PBSI Kaltim 2008-2012, H Iriansyah Busra menjelaskan bahwa Musorprov ini selain memilih kepengurusan baru 2013-2017, juga persiapan pembentukan Pengda PBSI Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pengcab Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Kaltim.  
Dijelaskan, banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi oleh pengurus PBSI periode mendatang. Salah satunya adalah menjadikan organisasi PBSI di Kaltim lebih  sempurna sehingga dapat  mencetak atlet-atlet bulutangkis Kaltim  berprestasi tinggi.
"Bulutangkis Kaltim menunjukkan prestasinya pada PON XVIII di Kaltim dengan meraih medali perunggu. Selain itu, banyak prestasi tingkat nasional atlet Kaltim yang bertanding secara perorangan. Bibit-bibit atlet berprestasi inilah yang akan kita lakukan pembinaan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Musorprov PBSI 2013, Sofyan Maskur mengatakan bahwa dengan terpilihnya kepengurusan baru ini diharapkan dapat membangkitkan semangat pengurus, pelatih, atlet dan seluruh insan olahraga bulutangkis dalam mengukir prestasi yang lebih baik lagi.
Dari musyawarah selama dua hari, secara aklamasi peserta menyepakati bahwa Kepengurusan PBSI Kaltim 2013-2017 diketuai oleh H Isran Noor yang juga Bupati Kutai Timur.
“Bapak Isran Noor dipercaya sebagai Ketua Umum Pengprov PBSI 2013-2017 dan diberi mandat selaku ketua formatur dalam menyusun kepengurusan yang baru,” ujar Sofyan. (yul/hmsprov). 
 

Berita Terkait