Prestasi Siswa Kaltim Luar Biasa

206 Siswa Lulus Jalur Undangan 

SAMARINDA–Terhitung 206 dari 277 siswa-siswi Madrasan Aliyah Negeri (MAN) 2 atau MAN Model Samarinda dinyatakan lulus mengikuti jalur non tes (undangan) yang digelar berbagai perguruan tinggi (PT) lokal dan luar Kaltim.

Tidak kurang 10 perguruan tinggi negeri telah menyatakan 206 siswa-siswi MAN 2 lulus jalur undangan melalui uji online (komputerisasi/internet) yang diselengarakan tanpa harus mengikuti tes masuk PT nantinya.

“Prestasi siswa MAN Model Samarinda membanggakan dunia pendidikan  Kaltim dan kondisi ini menunjukkan anak didik kita memiliki kualitas dan daya saing tinggi. Hal ini tidak terlepas dari kebijkan pemerintah daerah terkait pendidikan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim Saifi.

Selain itu, prestasi siswa MAN 2 ini menunjukkan pendidikan madrasah (agama) tidak kalah dengan pendidikan umum bahkan mampu bersaing. Selanjutnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan terus membenahi dan meningkatkan sarana dan fasilitas serta SDM tenaga pengajar.

“MAN Model akan terus dikembangkan. Selain itu, MAN 1 yang berada di eks Islamic Center Suryanata yang dihibahkan Pemprov Kaltim akan dikembangkan menjadi Madrasah Internasional sesuai keinginan Gubernur Awang Faroek Ishak,” ungkap Saifi.

Dia menambahkan pengembangan pendidikan keagamaan yang dilakukan Kemenag  hingga kabupaten dan kota sebagai upaya mengangkat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltim agar lebih baik dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu Kepala MAN Model Samarinda Eddy Purwandono mengemukakan prestasi siswa MAN 2 setiap tahun terus meningkat dan terbukti tahun ini 277 siswa mengikuti tes undangan lulus sekitar 74,37 persen atau 206 orang.

“Selain prestasi lulus ikut tes undangan, para siswa MAN Model peserta ujian nasional (UN) tahun ini terdapat empat siswa yang meraih nilai sempurna atau nilai 100 untuk bidang studi bahasa Jepang. Kita akan terus tingkatkan kemampuan dan kualitas siswa melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi para guru,” ujar Eddy Purwandono.    

Kesepuluh PT itu yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surabaya, IAIN Samarinda dan Politeknik Negeri Samarinda serta Unmul Samarinda, STT Migas Balikpapan, Universitas Lambung Mangkurat dan IAIN Antasari Banjarmasin, UIN Semarang dan UIN Malang. (yans/sul/hmsprov).

// Foto: KEBANGGAAN KALTIM. Siswa-siswi MAN Model Samarinda peserta ujian nasional tahun 2015.(ist)

 

Berita Terkait
Government Public Relation