Produksi Rumput Laut Meningkat 130 Persen

SAMARINDA - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Iwan Mulyana mengatakan, budidaya  ikan laut pada 2012  terjadi peningkatan produksi sangat besar, hampir mencapai 130 persen khususnya pada produksi rumput laut. Sedangkan  indicator lain yang menjadi tolok ukur keberhasilan sektor perikanan laut dengan meningkatnya konsumsi ikan di Kaltim.
“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS),  konsumsi ikan per kapita per tahun di Kaltim  mencapai 58,35 kg jauh rata-rata standar nasional yakni 32,97 kg, sehingga konsumsi ikan di Kaltim termasuk terbesar secara nasional,”Kata Kadis Perikanan dan Kelautan Iwan Mulyana,  belum lama ini.
Sedangkan indikator lain meningkatnya produksi  industri perikanan pada PDRB 2011  mencapai 1,76 persen lebih tinggi dari sektor pertanian maupun peternakan juga perhutanan.
“Kedepan perikanan akan menjadi  sektor pertumbuhan ekonomi baru, untuk memfokuskan pembangunan perikanan.  Dinas Perikanan dan Kelautan Kaltim  selanjutnya akan memprioritaskan lima sektor ungulan, yakni udang windu, rumput laut, ikan nila, patin dan kerapu. Tentunya dibarengi dengan konsentrasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta factor lingkungan,” ungkapnya.
Disebutkan, produksi ikan tangkap juga sempat  menurun, sehingga mempengaruhi  ekspor  sektor  perikanan  pada 2012  mencapai 24 persen atau  hanya 12,8 ribu ton dengan nilainya  US$ 124 juta. Padahal sebelumnya mencapai 17 ribu ton.
“Namun produksi total secara keseluruhan pada  2012  meningkat tajam  mencapai 19,7 persen, hal ini karena tertolong meningkatnya hasil produksi  budidaya mencapai 47,3 persen. Disamping itu  daya dukung perikanan  laut kedepan  sebagai sumber daya alam yang dapat diperbarui  perlu di ditingkatkan dan menjadi perhatian dimasa-masa  mendatang guna memajukan sektor perikanan,” jelasnya. (sar/hmsprov).

//Foto: Usaha rumput laut di Kaltim. (dok/humasprov kaltim).



 

Berita Terkait
Government Public Relation