Program Adiwiyata Wujudkan Sekolah Peduli Lingkungan di Kaltim

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim terus mendorong sekolah untuk melaksanakan program peduli lingkungan di daerah, khususnya melalui program Adiwiyata. Program ini diyakini mampu mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan hidup.  

Dengan melaksanakan program dimaksud diharapkan dapat melakukan proses pembelajaran yang didasarkan pada cita-cita luhur dan prinsip-prinsip yang mendasarkan pada keberlanjutan dengan memusatkan perhatian pada semua tingkat dan jenis pembelajaran.

Tujuannya, memberikan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan pengembangan manusia yang berkelanjutan, salah satunya adalah belajar memanfaatkan, merawat dan memperbaiki kondisi alam.

“Pemprov Kaltim melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim akan terus mendorong sekolah untuk melaksanakan program ini, sehingga bumi yang kita punya ini tetap bersih dan hijau,” kata Kepala BLH Kaltim Riza Indra Riadi dikonfirmasi terkait Forum Dialog Adiwiyata 2016 baru-baru ini.

Menurut dia, program ini sudah dilaksanakan Kaltim sejak 2010 hingga sekarang. Sampai dengan sekarang prestasi dari program tersebut cukup banyak, yakni penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri sebanyak 19 sekolah, penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional sebanyak 50  sekolah, penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi sebanyak 91 sekolah.

Sekolah yang berprestasi ini terdapat di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim kecuali Kabupaten Mahakam Ulu yang belum ada Sekolah Adiwiyata. Saat ini sudah terdapat 285 sekolah di Kaltim yang sudah menjalankan program Adiwiyata.

Forum dialog ini bertujuan menjalin komunikasi antar Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Agama dan sekolah agar lebih termotivasi melaksanakan program Adiwiyata ini. (jay/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait