Program Kesehatan Kaltim Sejalan Nawa Cita

 

SAMARINDA- Program kerja yang dibangun Pemprov Kaltim sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018, khususnya mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata dan berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan, terutama mewujudkan kesehatan masyarakat di Kaltim dari perkotaan hingga perdesaan dan daerah tertinggal.

Ternyata sejalan dengan program Nawa Cita yang dibangun era Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan.

Mendukung pembangunan tersebut, Pemprov Kaltim terus bekerja keras melalui berbagai upaya yang dilakukan, yaitu dari penetapan regulasi, peningkatan kualitas mutu dan akses dasar untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, misalnya pembangunan Rumah Sakit Pratama di masing-masing Kabupaten/Kota dan peningkatan standar kualitas pelayanan rumah sakit daerah.

“Jadi, program kesehatan yang kita bangun juga sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi. Sehingga jelas, Pemprov Kaltim terus berupaya membangun pelayanan kesehatan masyarakat semakin baik di masa akan datang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Rini Retno Sukesi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (29/11).

Mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik, di Kaltim ada 180 Puskesmas. Dari jumlah tersebut, Puskesmas yang telah terakreditasi se Kaltim sebanyak 21 Puskesmas. Sementara itu, terkait mutu rumah sakit, dari 47 rumah sakit di Kaltim, baik rumah sakit umum daerah dan swasta. Untuk rumah sakit umum daerah (RSUD) ada tiga, yakni RSUD AWS, Kanujoso Djatiwibowo dan RSKD Atma Husada Samarinda.

Dari 47 rumah sakit tersebut, pada 2014 telah dibangun tujuh rumah sakit pratama selama kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Tetapi, karena saat ini dua rumah sakit tersebut masuk dalam wilayah Provinsi Kaltara, yakni di Kecamatan Long Apung Malinau dan Kecamatan Krayan di Nunukan, sehingga tersisa lima rumah sakit pratama di Kaltim.

Selanjutnya, dari 47 rumah sakit ada tiga yang telah terakreditasi rumah sakit paripurna, yakni RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSKD Atma Husada dan RS Restu Ibu Balikpapan.

“Semoga 2018, target Pemprov Kaltim semua Puskesmas dapat terakreditasi. Karena, mendukung akreditasi tersebut perlu adanya dukungan sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis yang harus dipenuhi. Bahkan di seluruh kabupaten/kota sudah ada rumah sakit di Kaltim,” jelasnya.(jay/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation