Program KKN Unmul 2019, Mahasiswa Harus Siap Membangun Desa

Jauhar Efendi

SAMARINDA – Ribuan mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dipastikan bakal turun lapangan setelah menempuh materi pendidikan selama tiga tahun. Mahasiswa angkatan 2016 itu saat ini sedang bersiap-siap mengimplementasikan keilmuan yang diperoleh selama dibangku kuliah untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unmul angkatan 45 tahun 2019.

"Sekitar 3.500 hingga 5.000 mahasiswa akan mengikuti KKN. Mereka akan disebar ke desa-desa. Itu artinya akan ada ribuan mahasiswa siap mengabdi membangun desa Kaltim," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim HM Jauhar Efendi di Samarinda, Jumat (15/3/2019).

Jauhar berharap tahapan pelaksanaan KKN berjalan lancar. Mulai penetapan lokasi sasaran pelaksanaan KKN, proses pendaftaran dan pembekalan hingga pelaksanaan di desa-desa hingga selesai kembali ke kampus dengan sehat dan selamat.

Kehadiran peserta KKN dapat mendorong laju pembangunan desa. Membantu kepala desa dan perangkat desa dalam pengembangan potensi daerah masing-masing. "Kedepan, diharap bersinergi dengan program DPMPD dalam mengurangi 518 desa tertinggal mengintervensi desa sangat tertinggal menjadi desa berstatus berkembang," jelasnya.

Jauhar mengingatkan kabupaten dan kota dapat menginventarisir desa maupun kelurahan yang diusulkan untuk pelaksanaan KKN. Termasuk informasi potensi, permasalahan serta arah kebijakan pembangunan yang ingin disasar.

Pelaksanaan KKN rencananya sekitar 45 hari berlangsung Juli hingga Agustus. Jauhar mengakui hingga saat ini jadwal resmi belum ditetapkan. "Sedangkan pendaftaran peserta KKN baru dibuka pada 1 April 2019," sebutnya.

Pelaksanaannya dibagi beberapa jenis kelompok yakni KKN Reguler, KKN Kebangsaan, KKN Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat, KKN Internasional dan KKN Astra. (jay/her/yans/fat/humasprovkaltim)

Berita Terkait