Program Tranmigrasi Wujud Nyata Pengentasan Kemiskinan

TANJUNG SELOR - Program pengentasan kemiskinan melalui program tranmigrasi bukan hanya retorika. Program transmigrasi sangat bermanfaat dan nilai sangat tepat sasaran.
"Kami telah melihat langsung dua lokasi  transmigrasi  di SP I dan SP II kabupaten Bulungan. Mereka berhasil menanam sawit plasma dengan cukup baik. Artinya, program pemerintah mengentaskan kemiskinan  memang nyata," kata Kepala Bidang  Tranmigrasi Disnakertrans Kaltim Putut Pramono saat mendampingi Dirjen P2KB Trans Kemenakertrans  Jamaluddin Malik  pada acara  panen perdana plasma kebun sawit di Bulungan, belum lama ini.  
Disebutkan, transmigrasi plasma kebun sawit di Kabupaten Nunukan  berjumlah  620 kepala keluarga (KK) terdiri  320 KK atau 1.219 jiwa di lokasi Simanggaris SP  I sedangkan di SP II sebanyak 300 KK  dengan 1.114 jiwa.
Dijelaskan, tujuan kunjungan ke lokasi tranmigrasi selain melihat langsung juga mengevaluasi perkembangan pelaksanaan pembangunan kebun plasma warga tranmigrasi, sehingga sasaran yang dicapai sesuai yang diharapkan, yakni memberikan jaminan masa depan untuk meningkatkan kesejahteraan warga tranmigrasi dan penduduk sekitarnya.
"Selain menyaksikan pengembangan plasma kelapa sawit, rombongan juga melihat rencana pengembangan tranmigrasi angkatan darat di kabupaten Nunukan," ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga diberikan bantuan dari Kemenakertrans kepada tiga koperasi yang dikelola warga tranmigrasi dengan masing-masing mendapat bantuan modal sebesar Rp20 juta. Pada kesempatan itu juga dilanjutkan dialog sambung rasa dengan warga transmigrasi yang berasal dari Yogyakarta, transmigran lokal dan mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pernah bekerja di Malaysia. (sar/hmsprov).
 

Berita Terkait