PSP-3 Strategus Bangun Desa

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, peserta  program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3) akan mampu mempertebal rasa kebangsaan dan kecintaan para peserta terhadap daerah di mana ditempatkan.
"Kepada para peserta saya ucapkan selamat datang dan program ini bisa terlaksana dengan baik serta mencapai hasil positif sebagaimana yang kita harapkan bersama," Kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat  beraudiensi dengan peserta program PSP3 yang disampaikan Kepala Biro  Sosial  Sekprov Kaltim H Syafrian Hasani di ruang Tepian I Kantor gubernur Kaltim, Senin (16/9).
Menurutnya, kegiatan PSP3 di Kaltim khususnya di perdesaan di Kutai Kartanegara saya nilai memiliki makna penting dan strategis dalam rangka mempercepat pencapaian hasil-hasil pembangunan,.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisopora) Kaltim H Sigit Muryono mengatakan, tahun ini Kukar mendapat 25 sarjana muda yang tergabung dalam program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3).
Kegiatan yang bertujuan memfasilitasi pemuda dalam meningkatan pengetahuan, wawasan, sikap dan keterampilan untuk menggerakan pembangunan di pedesaan itu akan disebar ke sejumlah desa di Kukar, sedangkan asal enam provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sumateri Selatan, Sumatera Utara dan Riau.
"Penempatan para sarjana tersebut akan dimaksimalkan pada desa mandiri dari enam kecamatan dan 12 desa yang menjadi tempat tinggal 25 sarjana muda  dan setiap desa akan ditempatkan dua orang sarjana muda," ujarnya..
 Sigit berharap para sarjana muda yang ada bisa menjaga dan menjalankan tugasnya dengan baik, untuk desa yang ditempati itu dianggap bagian dari keluarga yang tujuannya membangun desa,” harapnya.
Selain itu para sarjana yang tergabung di PSP-3 merupakan program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dirancang untuk meningkatkan peran kepemimpinan, kemandirian dan kepeloporan pemuda, khususnya pemuda yang terdidik dan telah menamatkan pendidikan strata satu, kemudian
Dalam kegiatannya nanti, Peserta PSP-3 akan berada di lapangan sekitar 2 tahun sampai September 2015 yang akan  membaur dengan masyarakat tepatnya di Kutai Kartanegara, bersama-sama melakukan berbagai aktivitas yang secara langsung akan menambah pengalaman hidup yang tak mungkin terlupakan sepanjang hayat.(sar/hmsprov).

//Foto: SIAP BERBAKTI. Kadisopora Kaltim H Sigit Muryono bersama peserta Pprogram Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3).(sarjono/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait