PT Liga Indonesia akan Jadikan Piala Gubernur Berbeda

PT Liga Indonesia akan Jadikan Piala Gubernur Berbeda

 

BALIKPAPAN – Tak mau kalah gaung dengan beberapa kompetisi sepakbola bergengsi di Indonesia, seperti Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman dan event sepakbola lainnya, panitia penyelenggara Piala Gubernur yang diketuai oleh Zuhdi Yahya menggandeng PT Liga Indonesia. Seperti diketahui, PT Liga Indonesia merupakan penyelenggara kompetisi sepakbola nomor satu di Indonesia, Indonesian Super League (ISL). Selain itu, PT Liga Indonesia juga telah berpengalaman dalam mendatangkan klub-klub asing seperti Liverpool, Arsenal, Juventus, serta Tim Nasional Belanda untuk bertanding melawan Timnas Indonesia. 

“Menjelang akhir tahun seperti ini, semakin banyak kompetisi sepakbola yang berlangsung, sebut saja Piala Presiden, lalu Piala Jenderal Sudirman. Di tengah kompetisi yang serupa, kami ingin menjadikan Piala Gubernur memiliki nilai yang berbeda,” sebut Media Officer PT Liga Indonesia, Asep Saputra, saat menghadiri rapat penyelenggaraan Piala Gubernur, Kamis (19/11) di Ballroom Hotel Grand Senyiur. 

Salah satu cara yang akan ditempuh untuk membuat Piala Gubernur berbeda adalah dengan membuat regulasi sebaik mungkin. Beberapa di antaranya adalah dengan membatasi jumlah pemain asing yang dapat mengikuti kompetisi ini. Direncanakan setiap tim maksimal boleh mengikutsertakan tiga pemain asing untuk bertanding.

“Hal ini agar semakin banyak pemain Indonesia yang potensinya terlihat,” lanjut Asep.

Tidak hanya itu, untuk meningkatkan kedisplinan dan fair play, peran match official akan menjadi hal yang krusial. Match official seperti wasit, akan diseleksi sebaik mungkin, tidak boleh ada wasit yang memiliki kepentingan lain di dalam lapangan hijau. Karena wasit yang dipilih tidaklah sembarangan, para pemain wajib untuk menaati keputusan wasit.

“Kami juga merencanakan untuk memberikan denda kepada pemain yang berlaku tidak sopan kepada wasit maupun match official lainnya. Panitia disiplin yang akan langsung turun tangan,” sebutnya. 

Regulasi yang direncanakan ini sangat penting untuk menjaga kualitas pertandingan. PT Liga Indonesia yang berstatus sebagai konsultan akan ikut andil pula dalam menjalin sponsorship dengan perusahaan di luar Kaltim. 

“Kami tidak hanya berperan sebagai event organizer saja, namun juga sebagai event management, sehingga kami akan berupaya maksimal agar event ini bisa berjalan sesuai rencana,” tegasnya. 

Selain itu, untuk menghadirkan turnamen yang berkualitas, Zuhdi Yahya yang juga Ketua KONI Kaltim telah menggandeng pengusaha ternama di Indonesiam, Erick Thohir untuk menjadi Wakil Steering Committee (SC) mendampingi Gubernur Awang Faroek yang menjadi Ketua SC. Erick Tohir merupakan pemilik mayoritas saham dari klub asal Italia, Inter Milan dan klub asal Amerika Serikat, DC United. 

“Saya sudah bertemu dengan Pak Erick Thohir dan beliau menyambut baik adanya event ini dan sudah setuju untuk turut serta dalam kepanitiaan kita. Kedepannya, bersama-sama kami akan membahas lebih lanjut lagi perkembangan Piala Gubernur ini,” kata Zuhdi Yahya. (aka/sul/hmsprov)

Berita Terkait