Kalimantan Timur
Pustakawan Profesional Wujudkan Pelayanan Perpustakaan Berstandar

SAMARINDA – Akreditasi perpustakaan saat ini sudah menjadi kebutuhan agar perpustakaan dapat memenuhi standar pelayanan. Karenanya, pustakawan sebagai sumber daya perpustakaan harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengelolaan.
“Pustakawan sebagai sumber daya yang memiliki peran kunci dalam pengelolaan dan penyelengaraan perpustakaan dituntut untuk profesional serta mampu menguasai bidang kerja, sehingga pelayanan yang diberikan sesuai akreditasi perpustakaan,” kata Kepala Badan Perpustakaan Kaltim Hj Sri Sulasmi Retno pada Temu Konsultasi Pustakawan, Senin (25/11).
Perpustakaan yang sudah terakreditasi ujar Sri, tentu akan mentaati dan menjalankan semua ketentuan yang telah menjadi persyaratan dalam memberikan pelayanan serta tata kelola yang lebih maju yang ditunjukkan dengan keprofesionalan tenaga pengelolanya.
Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini telah mendorong paradigma baru pada media penyimpanan dan layanan informasi dari bentuk bahan perpustakaan (manual dan komputerisasi) beralih ke media digital dan online (internet).
“Diperlukan tenaga pengelola perpustakaan yang andal serta memiliki analisa dan kepekaan tinggi terhadap perubahan budaya sosial masyarakat dan menguasai teknologi informasi. Setiap sekolah dan perguruan tinggi serta SKPD agar menyediakan perpustakaan yang dikelola tenaga teknis perpustakaan yang profesional,” harap Sri.
Ditambahkan, melalui temu konsultasi ini akan mampu memotivasi para pustakawan agar lebih memacu diri dan mengembangkan kemampuan serta keterampilan dalam tata kelola perpustakaan agar sesuai penilaian pelayanan (akreditasi).
Sementara itu Kasubbid Pembinaan Emiliana menyebutkan temu konsultasi diikuti 100 peserta terdiri pustakawan/tenaga teknis perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan umum kabupaten/kota dan sekolah serta SKPD. Pemateri Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan  Widiyanto dan Kabid Pengembangan Perpustakaan Sekolah/PT Nurcahyo.(yans/hmsprov).
 

Berita Terkait