Raker FKDM Regional Kalimantan 2017, Sukseskan Pembangunan Tanpa Bedakan Suku

Kepala Kesbangpol Yudha Pranoto bersama peserta Raker FKDM Regional Kalimantan dean FKDM se-Kaltim. (jaya/humasprov kaltim).

 

Raker FKDM Regional Kalimantan 2017, Sukseskan Pembangunan Tanpa Bedakan Suku 

 

SAMARINDA- Menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah wajib dilaksanakan oleh siapa saja. Terutama adanya dukungan dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang telah dibentuk di Indonesia, umumnya di Kalimantan, khususnya di Kaltim.

 

Karena itu, momentum Pembukaan Rapat Kerja (Raker) FKDM Regional Kalimantan 2017 yang kali ini digelar sekaligus diikuti FKDM Kabupaten/Kota se Kaltim dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah. Artinya, ada rekomendasi atau keputusan yang menjadi saran kepada pemerintah daerah dalam menyukseskan pembangunan daerah.

 

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Yudha Pranoto mengatakan, momentum Raker FKDM ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan bagi masyarakat. Agar masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah tidak harus membedakan suku, agama dan ras.

 

"Kami mengajak mari menyukseskan pembangunan daerah tanpa harus membedakan latar belakang suku, bahasa, agama dan ras. Sehingga pembangunan daerah semakin baik dan sukses, serta rakyatnya sejahtera," kata Yudha Pranoto ketika membuka dan memberikan arahan Raker FKDM Regional Kalimantan 2017 yang kali ini digelar sekaligus diikuti FKDM Kabupaten/Kota se Kaltim, di Pendopo Lamin Etam, Rabu (6/12) malam.

 

Raker tersebut dinilai penting, dalam rangka mengatasi dan meminimalisir besar gangguan dan ancaman terhadap permasalahan keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat, khususnya dalam lingup Pulau Kalimantan dan dalam wilayah Kabupaten/Kota se Kaltim. 

 

Untuk itu, melalui Raker ini diharapkan dapat tercipta kesepahaman, keterpaduan dan keserasian kerja serta kesamaan visi dan misi Pemerintah, FKDM dan para pihak terkait dalam mengantisipasi secara dini berbagai permasalahan dan gejolak sosial yang memiliki potensi menjadi konflik.

 

"Yang jelas Pemerintah Daerah tidak bisa menghalang-halangi orang untuk datang ke Kalimantan, terutama Kaltim untuk hidup dan berusaha. Akan tetapi, khusus bagi warga pendatang yang bermukim di Kalimantan kami ingatkan agar senantiasa memperkuat tali silaturrahmi dengan sesama warga lainnya yang berada di pulau ini. Pegang teguh nasihat nenek moyang kita, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," jelasnya. 

 

Menurut Yudha Kaltim sendiri saat ini kondusifitas daerah semakin baik. Karena itu, kondisi ini diharapkan dapat dipertahankan. Dukungan dari FKDM sangatlah diperlukan. Sehingga pembangunan daerah ketertiban masyarakat berjalan baik.

 

Apalagi 2018, Kaltim akan menghadapi tahun politik atau Pemilihan Gubernur. Diharapkan kondusifitas daerah melalui peran serta FKDM dan berbagai pihak sangat diperlukan. Sehingga keamanan daerah dapat terjaga dengan baik. Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah tokoh masyarakat, mulai Ketua DPRD Kaltim H Syahrun, Ketua Pembina Forum Kebangsaan Kaltim HM Yos Soetomo dan Walikota Samarinda Syaharie Jaang.(jay/sul/ri/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation