Rakor Pengendalian DIPA Dirjen IKM dan Aneka, Potensi Kaltim Cukup Besar

Wagub Buka Rakor Pengendalian Pengelolaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran (TA) 2019. (norjaya/humasprov kaltim)

BALIKPAPAN - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi didaulat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pengelolaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran (TA) 2019 di Lingkungan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKM dan Aneka) Kementerian Perindustrian Tingkat Nasional di Hotel Novotel Balikpapan, Minggu malam (24/2/2019).

Hadi mengatakan momentum ini sebagai isyarat bagi Kaltim sebagai daerah yang berpotensi mengembangkan sektor industri kecil, menengah dan aneka.

"Karena itu, kami berharap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM di Kaltim dan Kabupaten/Kota agar bekerja keras untuk membimbing dan melatih serta memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada pelaku industri kecil dan menengah agar Kaltim bisa bertahan dalam gejolak pertumbuhan ekonomi yang masih tak menentu saat ini," kata Hadi Mulyadi.

Hadi berkeyakinan Kaltim memiliki potensi dalam pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan IKM. Karena itu, momentum pertemuan antara Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi se-Indonesia di Balikpapan benar-benar bisa meningkatkan produktivitas dan seluruh UMKM yang ada di Kaltim.

rakoor-pengendalian-DIPA-2

Pemprov Kaltim sangat mendukung pelaksanaan rakor tersebut. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah sangat berterimakasih kepada Kementerian Perindustrian yang selama ini telah mengucurkan alokasi anggaran untuk pengembangan IKM di Kaltim. "Kami berharap semoga setiap tahun terus ditambah. Bahkan, kita akan awasi sebaik-baiknya pengelolaan tersebut," jelasnya.

Direktorat Jenderal (Dirjen) IKM dan Aneka Gati Wibawaningsih meyakini dengan adanya semangat dan dukungan pemimpin Kaltim dan kabupaten/kota di daerah ini, sektor UMKM dan IKM semakin maju di masa akan datang.

Pembukaan tersebut dihadiri Wakil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim Fuad Assadin, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim Eddy Kuswadi, Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa dan Direktorat Jenderal (Dirjen) IKM dan Aneka Gati Wibawaningsih serta Kepala Dinas Perindagkop dan UKM se-Indonesia.     

Pembukaan ditandai pemukulan gong yang dilakukan Wagub Hadi Mulyadi disaksikan Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Dirjen IKM dan Aneka Gati Wibawaningsih serta dirangkai penyerahan kenang-kenangan dari Pemprov Kaltim kepada pihak Kementerian Perindustrian.

Pembukaan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Kontrak Tenaga Pendamping Lapangan (TPL), yaitu dua TPL ditempatkan di Kota Bontang dan dua TPL di Kabupaten Paser. Penandatanganan dilakukan antara Dirjen IKM dan Aneka Gati Wibawaningsih dengan Kadisperindagkop dan UKM Kaltim Fuad Assadin bersama Kadisperindagkop dan UKM Bontang dan Paser.

Adapun tanggung jawab dari pelaksanaan TPL ini, yaitu pusat menyiapkan anggaran dan pelatihannya, provinsi mengawal dan pengawasan, kabupaten/kota yang menyiapkan penempatan dan pengendalian di lokasi. (jay/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait