Rakortekda Pembangunan Peternakan 2016

SAMARINDA -  Salah satu terobosan yang telah dilakukan dalam rangka mendukung percepatan tercapainya dua juta ekor sapi Kaltim melalui pemanfaatan lahan eks tambang batubara.

Kebijakan itu menjadi pokok pembahasan dalam rapat koordinasi teknis daerah (Rakortekda) Pembangunan Peternakan Tahun 2016.

Kegiatan selama empat hari sejak 1- 4 Maret itu diikuti 150 peserta terdiri keplaa dinas peternakan atau yang menangani fungsi peternakan di  kabupaten dan kota se-Kaltim.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kaltim HM Sa’bani secara khusus meminta agar para kepala daerah secara serius mendukung program pembangunan peternakan di daerah.

Menurut dia, program dua juta sapi Kaltim sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat asal hewani sekaligus upaya pencapaian swasembada daging sapi.

“Saya mohon para kepala daerah baru baik bupati maupun walikota. Hendaknya melakukan langkah-langkah konkrit dalam percepatan pencapaian target pembangunan peternakan sapi di daerah,” kata Sa’bani di Aula Dinas Peternakan Kaltim, Kamis (2/3).

Khusus untuk pengembangan program integrasi sapi di lahan eks tambang batubara menurut dia, sudah menjadi kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah.

Hal tersebut sesuai dengan potensi dan kondisi daerah dalam optimalisasi pemanfaatan lahan eks tambang batubara untuk pengembangan peternakan sapi.

“Koordinasi yang sinergis perlu dimaksimalkan dengan pihak pemilik lahan eks tambang batubara.  Mereka berkewajiban berkontribusi 250 ribu ekor selama kurun waktu lima tahun ini,” ungkap Sa’bani.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Dadang Sudarya mengemukakan sesuai target pembangunan peternakan yangv tertuang dalam RPJMD 2013-2018 untuk mencapai dua juta ekor sapi Kaltim.

“Dalam implementasinya di lapangan kegiatan terus diintegrasikan dengan berbagai potensi di daerah. Seperti integrasi sapi sawit di lahan perkebunan dan  sapi tambang untuk kegiatan peternakan sapi di lahan eks tambang batubara,” ujar Dadang Sudarya.

Rakortekda Pembangunan  Peternakan Kaltim dirangkai dengan penandatangan kontrak kinerja antara Kepala Dinas Peternakan Kaltim dengan kepala dinas peternakan atau yang menangani fungsi peternakan kabupaten dan kota se-Kaltim.(yans/hmsprov)

Berita Terkait