Rakyat Kaltim Setia pada Negara, Gubernur: Tingkatkan Kapasitas dan Profesionalisme Diri

SAMARINDA - Penetapan ibukota negara (IKN) atau pusat pemerintahan baru Indonesia di Benua Etam oleh Presiden Joko Widodo dinilai wajar. Hal ini tidak lepas adanya kesetiaan dan ketaatan rakyat Kaltim kepada bangsa dan negara.

 

 

 

Karena itu, apa yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo tentang rencana tersebut, rakyat Kaltim diyakini mendukung penuh keberadaan IKN baru di daerah ini. "Sejak awal ditetapkan Presiden, Kaltim menjadi pusat pemerintahan atau IKN baru. Saya minta seluruh rakyat Kaltim dan siapa saja mendukung penuh keputusan ini," kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor pekan lalu kepada Tim Berita Biro Humas Setdaprov Kaltim. Karena IKN, harga diri dan milik bangsa bahkan seluruh bangsa Internasional di dunia. Sebab, kepentingan dan keberadaannya untuk semua pihak, bukan milik rakyat Kaltim semata.

 


Berkaitan, bagaimana dukungan, peran dan keterlibatan rakyat Kaltim, bagi Isran Noor, hal itu tak perlu dipertanyakan. Sebab, hal ini sudah disosialisasikan dan diketahui masyarakat Kaltim.

"Saya minta seluruh pihak, terutama masyarakat Kaltim untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan mereka, profesionalitas diri masing-masing. Itu telah saya sampaikan kepada Presiden Joko Widodo," tegasnya.

Hingga saat ini, lanjut Isran, Kaltim tidak ada niat untuk memisahkan diri dari NKRI atau mau merdeka. "Artinya, itulah tanda kesetiaan rakyat Kaltim kepada bangsa dan negara ini," ungkapnya.(jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait