Ramah Tamah Harganas XXIII Tingkat Provinsi


 

Awang Minta Bupati/Walikota Bentuk Kampung KB

SAMARINDA - Menyukseskan program kependudukan dan keluarga sejahtera melalui program Keluarga Berencana (KB), bupati/walikota se-Kaltim diharapkan dapat membentuk Kampung KB di masing-masing daerah.  

Pembentukan Kampung KB diharapkan ke depan dapat mendukung Kaltim menjadi Provinsi Keluarga Berencana (KB). Di mana semua desa, kelurahan, kampung dan kecamatan ke depan dapat terbentuk kampung-kampung KB.

"Dengan terbentuknya Kampung KB, kita mampu mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya program KB, terutama kepada generasi muda. Sehingga generasi muda dapat menjadi generasi berencana di masa akan datang," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak ketika menghadiri ramah tamah Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII Tingkat Provinsi Kaltim di Pendopo Lamin Etam yang turut dihadiri Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Surya Chandra Surapaty, Kamis malam (8/9).

Pembangunan kependudukan dan kesehatan, termasuk bagian dari perhatian pemerintah daerah. Mulai dari pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali hingga permasalahan kematian ibu dan anak tentu akan menjadi permasalahan di daerah, sehingga perlu adanya penanganan terhadap permasalahan tersebut, salah satunya dengan program KB.

Melalui program KB diharapkan kesejahteraan dan ketentraman rakyat semakin baik. Karena itu, permasalahan ini harus disikapi secara bersama. Bahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim, Pemprov Kaltim juga memberikan prioritas dalam program KB.

"Karena itu, Pemprov Kaltim memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah banyak mendukung program KB. Karena, peranan keluarga sangat penting dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar. Makanya, peran Kampung KB sangat penting, agar masing-masing keluarga dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di keluarga mereka," jelasnya.

Pemprov memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program KB yang kini mampu menekan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, dengan mampu menekan pertumbuhan penduduk, Kaltim ke depan diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM penduduk bukan meningkatkan kuantitas penduduk.

"Kita harapkan ke depan Kaltim memiliki SDM yang unggul dan berkarakter serta produktif," jelasnya.

Ramah tamah dirangkai dengan penyerahan penghargaan berupa tropi kepada pemenang juara lomba Program KB se-Kaltim yang diserahkan Gubernur Awang Faroek Ishak didampingi Kepala BKKBN Kaltim Sukaryo Teguh Santoso. (jay/sul/humasprov).

Berita Terkait
Government Public Relation