Razia Narkoba di Bandara Perintis

* Wujudkan Kaltim Zero Narkoba 2015

 

SAMARINDA- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim mewaspadai bandara perintis yang  tidak terlalu  ramai  dengan melakukan razia,  di antaranya Bandara Temindung Samarinda pada Rabu lalu (6/3).

”Bandara perintis juga rawan penyelundupan narkoba dari  luar negeri sehingga kami  melakukan razia sehari penuh,” kata  Kepala Badan  Narkotika Nasional (BNNP) Kaltim Kombespol Maridup Samosir Pakpahan  di sela-sela acara pembentukan kader penyuluh   di Aula Dinas Kesehatan Kaltim, Kamis (7/3).

Dijelaskan razia itu selain menekan peredaran narkoba di ibukota Kaltim, pihaknya juga mendapat  informasi bahwa ada narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 kg akan masuk ke Samarinda melalui Bandara Temindung yang diduga barang haram itu masuk melalui Bandara Tarakan dan Balikpapan.

”Setelah dilakukan pemeriksaan di Bandara Temindung dari beberapa pesawat yang datang baik dari Tarakan maupun Balikpapan teryata hasil nihil, bisa saja informasi tersebut oleh para bandar sudah diketahui karena mereka lebih lihai,” jelasnya.  .

            Meskipun hasilnya nihil, BNNP Kaltim  tidak patah semangat akan terus melakukan razia-razia di tempat-tempat yang  dicurigai.”Laporan sekecil apapun tetap kami respon tujuan untuk memberantas  peredaran narkoba mengingat Kaltim masih nomor tiga secara nasional penyalahgunaan  narkoba,” tegasnya.

Dijelaskan, dengan angka prevalensi 3,1 persen dari jumlah penduduk Kaltim berarti ada 96,9 persen jumlah penduduk Kaltim  berarti ada 96,9 persen jumlah penduduk Kaltim  yang imun terhadap narkoba dan tetap dijaga agar terhindar dari narkoba.

            ”Di Kaltim diperkirakan 97.000 orang  yang terdiri dari coba-coba pakai, teratur pakai dan pecandu, sehingga sudah seharusnya dilaksanakan upaya berupa  Pencegahan dann Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” ungkapnya. (sar/hmspprov)

Foto: MS Pakpahan 

Berita Terkait