Regu Pengendali Hama Kaltim Dapat Tekan OPT

SAMARINDA – Regu Pengendali Hama yang tersebar di seluruh Kaltim dan telah diresmikan oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak saat panen raya di Kecamatan Marangkayu beberpa waktu lalu, diharapkan dapat menekan organisme penggangu tanaman (OPT) di seluruh kabupaten/kota.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPTD PHPT) Kaltim, Alimuddin menjelaskan regu pengendali hama yang telah tersebar di 15 kabupaten/kota di Kaltim beranggotakan petani-petani setempat yang bertugas menangani OPT sesegera mungkin.
“Jadi jika ada serangan hama pada tanaman pangan khususnya padi, sayuran dan buah-buahan, petani melaporkan kepada regu pengendali hama untuk mendapat perawatan. Sehingga, serangan hama yang diketahui sejak dini dapat di minimalisir,” jelasnya.
Sebagaimana yang dilakukan Regu Pengendali Hama dalam gerakan pengendalian hama tikus di Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman, beberapa waktu lalu, masyarakat dan regu pengendali hama mampu menekan hama tikus di tegalan sawah milik petani.
Dalam pengendalian hama tikus di dua kecamatan ini,  lebih dari 10 ribu ekor tikus tertangkap dan langsung dimusnahkan.
Karena  fungsi dan keberadaan regu pengendali hama  sangat penting di masyarakat, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan UPTD PHPT terus difasilitasi  dengan pemberian alat, seragam dan obat-obat pengendali  hama.
Nantinya, ujar Alimuddin ada wacana regu pengedali hama ini akan menjadi regu yang dapat dipanggil untuk mengatasi hama di luar kelompok. Nantinya tentu diupayakan ada honor dari pekerjaan yang dilakukan.
“Jadi ada wacana yang sedang digodok regu pengendali hama ini dapat dipanggil oleh petani di luar kelompok maupun perusahaan untuk membantu pemusnahan hama. Karena selama ini tidak dibayar dalam tugas,” jelasnya.(yul/hmsprov)

// Foto: Gerakan pengendalian hama tikus di Kecamaan Babulu, Kabupaten PPU yang merupakan bagian dari tugas Regu Pengendali Hama. (foto: yuliawan.humasprov)


 

Berita Terkait
Government Public Relation