Rehabilitasi Lahan Kritis Tekad Bersama

Hutan kita

SAMARINDA – Kaltim terus bertekad untuk merehabilitasi lahan-lahan kritis dan terdegradasi untuk kelestarian alam dan lingkungan demi keberlangsungan kehidupan. “Kita bertekad merehabilitasi lahan kritis lebih dari dua juta hektar meliputi sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim termasuk lima daerah di Kaltara,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak.

Buktinya, pemerintah menggalakkan kegiatan menanam pohan melalui program satu orang wajib menanam lima pohon atau one man five trees. Kegiatan menanam pohon yang melibatkan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di daerah melalui Program Kaltim Green atau Kaltim Hijau.

Selain itu, pemprov mendorong kegiatan pemulihan 15 daerah aliran sungai (DAS) di Kaltim dengan menanami berbagai jenis pohon. Diantaranya, mendukung upaya pemulihan DAS Karang Mumus dan DAS Mahakam di wilayah ibukota provinsi Benua Etam.

Gubernur menegaskan dirinya telah menetapkan moratorium terhadap kegiatan pertambangan batu bara khususnya terkait penerbitan perijinan yang baru. Selain itu, segera menutup perusahaan pertambangan batu bara yang dinilai telah merusak lingkungan bahkan merugikan masyarakat hingga mengakibatkan korban jiwa.

Menurut gubernur, selama ini kegiatan usaha pertambangan batu bara tidak memberikan kebaikan dan keuntungan bagi masyarakat tetapi lebih banyak merugikan dan merusak. “Saya tegaskan Saudara Amrullah (Kadishut) bersama Saudara Wahyu Widhi (Kadis ESDM) bersinergi dengan baik untuk penyelamatan lingkungan kita,” tegasnya. (yans/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation