Revitalisasi Tepian Mahakam Tahap Pertama

Manfaatkan CSR dari Perusahaan di Kaltim
 
SAMARINDA – Sebagai Ibukota Provinsi Kaltim, Samarinda merupakan kota yang memiliki jumlah penduduk terbesar dibanding kabupaten/kota lain. Selain itu, Samarinda dibelah oleh Sungai Mahakam yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan Pemprov akan membantu Pemkot Samarinda untuk menata Tepian Mahakam hingga Karang Mumus, dan tentunya tanpa menggunakan APBN, APBD provinsi maupun APBD kota.
“Kita akan manfaatkan Coorporate Social Repsonsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan tambang, perkebunan dan perbankan termasuk kontraktor di Kaltim,” kata Awang Faroek dalam pertemuan antara Pemprov dengan jajaran Pemkot Samarinda bersama perwakilan dari perusahaan-perusahaan, di Pendopo Lamin Etam, Jumat (22/11).
Menurut dia, banyak negara-negara di dunia yang mampu memaksimalkan potensi tepian sungainya untuk kegiatan jasa dan pariwisata. Seperti di Oslo-Norwegia dan Singapura, dimana tepian sungainya ditata sedemikian bagusnya dengan memanfaatkan kapal-kapal yang diubah menjadi kafe-kafe, atau disepanjang tepian sungainya diubah menjadi boulevard untuk pejalan kaki.
“Tepian Mahakam harus dibuat cantik dan bersih sehingga menarik minat masyarakat untuk berkunjung kesana. Mulai dari eks pelabuhan Samarinda hingga Jembatan Mahakam dibuatkan joging track yang tidak boleh putus dan ukurannya juga harus sama. Kedepan, mobil harus di kantong parkir, tidak boleh ada parkir di pinggir jalan atau lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan Daerah Setprov Kaltim Salman Lumoindong dalam paparannya terkait revitalisasi Tepian Mahakam tahap pertama, mengatakan akan ada empat plan dari depan kantor gubernur sampai dengan sisi sebelah kanan POM Bensin Teluk Lerong.
“Untuk eks pelabuhan Samarinda akan dibangun kawasan bisnis oleh Pelindo. Kemudian empat plan yang dimaksud, dari depan kantor gubernur nantinya akan banyak dibuat plasa-plasa untuk mengakomodir kegiatan-kegiatan yang sering di gelar di Tepian Mahakam,” katanya.
Selain itu, untuk tahap awal juga akan dibangun taman lampion yang menggambarkan hewan-hewan khas Kaltim. Kegiatan pembangunan ini akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kaltim.
Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Taufik Fauzi, Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat, Kepala Dinas Perkebunan Etnawati, serta jajaran Pemkot Samarinda. (her/hmsprov)


 

Berita Terkait