Rhenald: Kemajuan Daerah Tergantung Kepiawian Kepala Daerah

Penandatanganan Perjanjian Pembangunan BSB

JAKARTA - Kemajuan suatu daerah tidak akan lepas dari kepiawian kepala daerah meramu program pembangunan. Ini pula yang saat ini terjadi di Kaltim. Menurut dia,  selama kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, pembangunan ekonomi daerah berkembang cukup pesat.    
“Sebelum Gubernur Awang Faroek menjabat, Kaltim masih dikenal sebagai  daerah yang kaya dengan sumber daya alam, tetapi angka kemiskinannya sangat luar biasa. Tapi Gubernur Awang Faroek sadar betul dengan kondisi tersebut. Faktanya sekarang kemiskinan di Kaltim semakin berkurang," kata pakar ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali saat memberikan pencerahan sebelum  penandatanganan perjanjian pokok kerjasama Pembangunan Fasilitas Sisi Udara Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring dan pengelolaan dan pengoperasian BSB antara Pemprov Kaltim dengan PT Persada Investama di Jakarta, Sabtu (2/11).    
Rhenald menyebutkan, kepiawian yang dimaksud, diantaranya terkait visi yang sangat maju dari sosok Gubernur Awang Faroek agar masyarakat Kaltim tidak terus asyik dengan isu tambang batu bara, tetapi mengarahkannya pada pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis pengembangan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.  Program ini dapat diwujudkan jika Kaltim juga menyiapkan sumber daya manusia berkualitas, andal dan profesional.
“Tidak banyak daerah yang sadar akan hal ini. Mereka masih keasyikan, tetapi Kaltim tidak demikian," imbuhnya.  
Dibanding daerah lain, Kaltim juga dinilai lebih kondisif. Masyarakatnya  sangat kooperatif, sehingga investor akan merasa lebih nyaman menanamkan berinvestasi di daerah ini.        
Meski demikian, sebaik apapun pemimpin menyiapkan perencanaan pembangunannya, keberhasilan akan tetap diraih tanpa dukungan masyarakat dan investor. Sebaliknya investor membutuhkan kepastian hukum dan keamanan dalam berusaha. Sementara rakyat butuh perhatian pemerintah yang lebih berkeadilan.   
“Saya berharap mudah-mudahan kerjasama yang dilakukan Pemprov Kaltim dengan berbagai pihak swasta dapat berjalan dengan baik, sehingga mampu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” jelasnya. (jay/hmsprov).

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dan Presiden PT Persada Investama Paul Tanudibroto didampingi Vice Chairman PT Persada Investama Gunadi Gunawan (Batik Kuning) dan Direktur Perusda Kaltim Sabri Ramdhani (mengenakan jas abu-abu) saat serah terima berkas perjanjian pokok kerjasama pembangunan fasilitas sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB).(norjaya/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait