Riani Sebutkan 197 Desa Sudah Tersalur Dana Desa


SAMARINDA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim Moh Jauhar Effendi, diwakili Kepala  Bidang  Pembangunan Desa dan Kawasan Pedesaan DPMPD Kaltim Raini Tisnadewi mengatakan penyaluran dana desa tahap III tahun 2019 sudah terdapat 197 desa  yang sudah tersalur.

“Sejumlah desa itu terdapat di Kabupaten Berau, Panajam Paser Utara (PPU) dan Paser," kata Riani Trisnadewi pada pembukaan  membuka Focus Group Discussion (FGD) Jaga Desa, Jaga Kaltim dan Jaga Indonesia  di Hotel Harris Samarinda, Senin (18/11/2019).

Riani menambahkan penyaluran dana desa tahap I, terdapat  tiga desa yang belum salur  di Kabupaten Kutai Timur dengan status pencairannya masuk kedalam katagori sangat-sangat terlambat.

Sementara panyaluran dana desa tahap II, Kabupaten Paser dan PPU telah menyalurkan 100 persen. Sementara itu masih terdapat  26 desa belum salur yang lokasinya tersebar 5 kabupaten dan terbanyak di Kabupaten Kutai Timur ada 11 desa dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) 10 desa.

“Untuk panyaluran dana desa tahap III, masih terdapat 654 desa yang  belum tersalur. Tersebar di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur  dan Kabupaten Mahakam Ulu. Karena itu, melalui FGD ini diharapkan kepala desa dan perangkat desa bisa mendapatkan solusi dalam upaya percepatan panyaluran dana desa,” tandansya.

Riani mengakui dalam penyaluran dana desa masih ada kendala yang dihadapi para kepala desa maupun perangkat desa. Salah satunya sumber daya manusia (SDM),  sehingga masih ada hal-hal yang tidak dipahami aparat desa. Seperti kesalahan administrasi keuangan, perencanaan dan penyusunan laporan keuangan.

“Melalui FGD Jaga Desa dan Jaga Kaltim kita harapkan pengelolaan dana desa lebih baik dari sebelumnya, sehingga pencairannya juga bisa dipercepat, sehingga tidak mengganggu proses pembangunan desa maupun dalam pemberdayaan masyarakat desa,” ungkap Riani.(mar/her/yans/humasprovkaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation