Rini Retno : Tahun 2020 Bebas Campak dan Rubela

Rini Retno

SAMARINDA -  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr Hj Rini Retno Sukesi mengatakan Indonesia menargetkan  eliminasi (bebas)  dari penyakit campak  atau Measles Rubella (MR) pada tahun 2020. "Apa yang ditargetkan tersebut bisa tercapai apabila status  imunisasi MR lebih 95 persen. Sementara untuk Kaltim ditargetkan lebih satu juta orang mulai bayi sampai anak usia dibawah 15 tahun. Maka dari itu  kampanye imunisasi harus bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan bersama," kata Rini Retno Sukesi beberapa hari lalu.

Dikatakan, campak dan rubella sangat membahayakan karena dapat menyebabkan cacat dan kematian, tetapi dapat dicegah dengan imunisasi. Oleh  karena itu selama satu bulan (Agustus) seluruh siswa-siswi sekolah mulai Paud, TK, SD, SLP dan SLTA yang muridnya masih dibawah 15 tahun wajib mendapatkan imunisasi MR ini. 

"Kemudian, pada bulan September mendatang  akan dilanjutkan dan dilakukan imunisasi di seluruh pos  pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas, Posyandu maupun tempat pelayanan kesehatan yang telah disiapkan untuk imunisasi," ujarnya.      

Rini juga berpesan agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak. "Saya ingatkan jangan  anggap remeh penyakit campak dan rubella karena kedua penyakit ini bisa berbahaya untuk anak-anak yang kita cintai. Untuk mengantisipasinya masyarakat yang mempunyai putra-puti 9 bulan sampai kurang 15 tahun harus mendapatkan imunisasi MR," pesan Rini.

Kegiatan imunisasi MR secara masal, lanjut Rini  sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai kurang 15 tahun, yang akan dilaksanakan secara serentak  pada bulan Agustus-September 2018.

"Pada 1 Agustus 2018 imunisasi  MR dimulai di seluruh wilayah  Provinsi Kaltim. Maka dari itu,    kita  mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk  mendukung dan  menyukseskan kampanye  imunisasi MR dengan  membawa putra-putrinya untuk mendapatkan imunisasi MR ke pos pelayanan kesehatan yang akan dilaksanakan serentak  sampai September 2018," imbau Rini Retno. (mar/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait